Self-Care Bukan Selfish: Proteksi Diri Juga Bagian dari Merawat Diri
3 mins read

Self-Care Bukan Selfish: Proteksi Diri Juga Bagian dari Merawat Diri

5 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Di era media sosial, istilah self-care sering dikaitkan dengan spa, café hopping, journaling, atau liburan singkat. Padahal, merawat diri memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar meluangkan waktu untuk bersantai.

Self-care juga berarti menjaga kondisi fisik, mental, dan finansial agar kita dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, bukan hanya hari ini tetapi juga dalam jangka panjang.

Salah satu bagian self-care yang sering terlupakan adalah memberikan perlindungan bagi diri sendiri.

Kenapa Merawat Diri Sering Dianggap Egois?

Sebagian orang masih menganggap aktivitas merawat diri sebagai sesuatu yang identik dengan kemewahan atau bentuk keegoisan.

Padahal, menjaga kesehatan dan memberikan waktu untuk diri sendiri justru dapat membantu seseorang menjalankan berbagai tanggung jawab dengan lebih baik.

Ketika kondisi fisik dan mental terjaga, kita bisa lebih siap bekerja, berinteraksi dengan orang lain, serta mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, self-care bukan berarti menghindari tanggung jawab. Sebaliknya, self-care merupakan salah satu cara untuk menjaga diri agar tetap mampu menjalankan tanggung jawab tersebut.

Self-Care dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Rutinitas yang padat terkadang membuat seseorang terbiasa mengabaikan kebutuhan tubuh dan pikiran.

Terlalu sering memaksakan diri, mengandalkan kafein untuk tetap produktif, menunda waktu istirahat, atau terus bekerja tanpa jeda dapat membuat tubuh dan pikiran kelelahan.

Beberapa tanda yang bisa menjadi pengingat bahwa kamu perlu memberikan waktu untuk diri sendiri antara lain:

  • Mood lebih mudah berubah
  • Sulit tidur meskipun tubuh terasa lelah
  • Sering merasa cemas atau overthinking
  • Tidak lagi menikmati aktivitas yang sebelumnya menyenangkan
  • Tubuh terasa tidak nyaman ketika sedang menghadapi stres

Jika mengalami kondisi tersebut, jangan langsung menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele. Tubuh dan pikiran memiliki cara masing-masing untuk memberi sinyal ketika membutuhkan perhatian.

Jika keluhan terasa berat, menetap, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk mencari bantuan dari tenaga profesional.

Self-Care Tidak Harus Mahal

Merawat diri sebenarnya tidak selalu membutuhkan biaya besar. Hal yang paling penting adalah konsistensi dan kemampuan mengenali kebutuhan diri.

Berikut beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba.

1. Atur Pola Tidur

Tidur yang cukup merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan. Untuk orang dewasa, kebutuhan tidur umumnya sekitar 7–9 jam setiap malam.

Cobalah membuat jadwal tidur dan bangun yang relatif konsisten agar tubuh memiliki ritme istirahat yang lebih teratur.

2. Berikan Waktu Hening

Tidak perlu berjam-jam. Sisihkan sekitar 10 menit untuk menjauh dari gadget, menarik napas, membaca, atau sekadar duduk tanpa melakukan aktivitas lain.

Waktu singkat tersebut bisa menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang padat.

3. Tetap Bergerak

Self-care juga bisa dilakukan dengan menjaga tubuh tetap aktif.

Tidak harus selalu pergi ke gym. Jalan kaki, bersepeda santai, melakukan peregangan, atau aktivitas fisik lain yang kamu sukai dapat menjadi bagian dari rutinitas harian.

Yang terpenting, pilih aktivitas yang sesuai dengan kondisi tubuh dan dapat dilakukan secara konsisten.

4. Dengarkan Kebutuhan Diri

Cobalah bertanya kepada diri sendiri, “Apa yang sebenarnya tubuh dan pikiran saya butuhkan hari ini?”

Jawabannya bisa berbeda setiap hari. Terkadang tubuh membutuhkan istirahat, sementara di hari lain kamu mungkin membutuhkan aktivitas fisik atau waktu bersama orang terdekat.

Mengenali kebutuhan diri merupakan bagian penting dari self-care. (Rnie)