
Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Pegadaian dan POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”
Lanskap, Jakarta – Pencegahan stunting menjadi perhatian PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten melalui program “Merdeka Stunting 2026”.
Kegiatan yang berlangsung di Tigaraksa, Kamis (20/8/2026), tersebut merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli Perempuan Berdaya 2026 SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia).
Mengusung tema “Dari Ibu Hamil, Semua Jadi Penting”, program ini dilaksanakan secara nasional di 36 kota di Indonesia.
Di wilayah Jakarta 2, kegiatan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan dan edukasi bagi ibu hamil serta peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
Sejumlah layanan kesehatan diberikan secara gratis, antara lain pemeriksaan tekanan darah, edukasi nutrisi, konsultasi kesehatan kehamilan, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) oleh tim medis POGI.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, mengatakan pencegahan stunting perlu dilakukan sejak masa kehamilan.
“Melalui kolaborasi strategis dengan POGI dan program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 berkomitmen untuk tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi pilar pendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Maryono, edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Di tingkat cabang, Pemimpin Cabang PT Pegadaian CP Cikupa, Dody Haryono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
“Program Merdeka Stunting 2026 ini memberikan akses pemeriksaan medis berkualitas seperti USG dan konsultasi gizi yang sangat dibutuhkan ibu hamil,” katanya.
Ia berharap pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pola hidup sehat selama masa kehamilan.
Manfaat kegiatan juga dirasakan peserta. Rahayu Prasetyani, salah satu penerima manfaat PKH, mengatakan pemeriksaan dan konsultasi yang diperolehnya memberikan tambahan informasi mengenai kondisi kehamilan.
Memasuki trimester terakhir, Rahayu mengaku mendapat masukan mengenai persiapan yang perlu dilakukan serta pola konsumsi yang perlu diperhatikan.
“Bisa bertemu tim medis yang ramah, jadi lebih peduli terhadap kesehatan. Karena sekarang sudah di trimester terakhir, jadi bisa tahu apa yang harus dipersiapkan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, peserta mendapatkan edukasi mengenai manajemen gizi dan pengenalan aplikasi keuangan digital Pegadaian.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan pendekatan sejak dini, termasuk melalui peningkatan pengetahuan dan akses layanan kesehatan bagi ibu hamil.
Melalui kolaborasi dengan POGI, Pegadaian berharap program kepedulian tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mendukung upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. (Hnd)


