AXA Gelar Workshop Kesehatan Mental untuk Perkuat Kepercayaan Diri Perempuan
3 mins read

AXA Gelar Workshop Kesehatan Mental untuk Perkuat Kepercayaan Diri Perempuan

1 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  AXA Financial Indonesia bersama AXA Sharia Life Insurance berkolaborasi dengan Liberty Society Foundation menggelar workshop bertajuk “Sehat Mental, Sehat Finansial” pada 14 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program Aman Untuk Semua 2026 yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui literasi keuangan, pengembangan keterampilan usaha, dan kesehatan mental.

Dalam workshop tersebut, lebih dari 55 perempuan wirausaha mendapatkan edukasi dan praktik sederhana untuk mengenali pemicu stres, memahami emosi, membangun resiliensi, serta menjaga kesehatan mental di tengah tantangan kehidupan dan usaha.

Kegiatan ini juga menjadi ruang aman bagi peserta untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan dukungan, dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai perubahan maupun ketidakpastian.

Pemberdayaan perempuan menjadi perhatian penting mengingat kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM yang dikutip dalam siaran pers, sekitar 64,5% pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan.

Di sisi lain, kesehatan mental juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan dan depresi dibandingkan laki-laki, dengan berbagai faktor biologis, sosial, dan ekonomi yang memengaruhinya.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis.

Perkuat Kepercayaan Diri dan Ketahanan Perempuan

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, Niharika Yadav, mengatakan program Aman Untuk Semua terus berkembang sejak pertama kali diinisiasi pada 2020.

Menurutnya, program tersebut tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan kesadaran, tetapi juga menyediakan dukungan berkelanjutan melalui keterampilan kewirausahaan, penguatan kesehatan mental, dan pengembangan diri perempuan.

“Melalui Aman Untuk Semua, kami ingin memberdayakan lebih banyak perempuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan profesional, dan pengembangan psikologis mereka. Kami percaya perempuan memegang peran penting dalam membangun ketahanan keluarga,” ujar Niharika.

Dalam pelaksanaannya, rangkaian Aman Untuk Semua 2026 dimulai sejak Juli 2026 dan telah menjangkau lebih dari 130 perempuan, termasuk ibu rumah tangga dan perempuan wirausaha dari berbagai komunitas.

Program tersebut terdiri atas tiga fokus utama, yaitu Berdaya Finansial, Berdaya Keterampilan Usaha, dan Berdaya Mental. Melalui ketiga fokus ini, peserta memperoleh pembekalan terkait perencanaan keuangan, pengembangan usaha, serta kesehatan mental dan kesejahteraan diri.

Ketahanan Finansial Perlu Didukung Kesehatan Mental

Direktur Liberty Society Foundation, Tamara Gondo, menilai ketahanan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan kesehatan mental agar perempuan wirausaha dapat menghadapi tantangan secara lebih menyeluruh.

“Ketahanan finansial tanpa ketahanan mental hanya menghasilkan ketahanan yang rapuh. Kolaborasi ini penting karena menghubungkan literasi keuangan, keterampilan produksi ramah lingkungan, dan kesehatan mental sebagai rangkaian pemberdayaan yang saling menguatkan,” kata Tamara.

Ia berharap model kolaborasi tersebut dapat diterapkan lebih luas di berbagai sektor, sehingga semakin banyak perempuan wirausaha memiliki akses terhadap pelatihan, dukungan, dan ruang aman untuk berkembang.

Selain pembekalan materi, workshop “Sehat Mental, Sehat Finansial” juga mendorong peserta untuk mengenali kondisi emosional dan membangun strategi pengelolaan stres yang dapat diterapkan dalam keseharian maupun aktivitas usaha.

Aman Untuk Semua Telah Menjangkau Lebih dari 560 Ribu Perempuan

Program Aman Untuk Semua diinisiasi AXA pada 2020 untuk meningkatkan kesadaran mengenai kekerasan dalam rumah tangga, memberikan edukasi tentang pencegahan dan penanganan, serta mendukung pemberdayaan perempuan.

Program ini memiliki tiga fase, yaitu meningkatkan pemahaman mengenai isu dan layanan yang tersedia, mendukung pencegahan serta penanganan dengan melibatkan korban, pelaku, dan masyarakat, serta memberdayakan perempuan melalui pengembangan psikologis, keterampilan profesional, dan peluang bisnis.

Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, program Aman Untuk Semua telah menjangkau lebih dari 560 ribu perempuan di wilayah Jabodetabek sejak pertama kali dijalankan.

Melalui rangkaian kegiatan 2026, AXA Financial Indonesia, AXA Sharia Life Insurance, dan Liberty Society Foundation melanjutkan upaya pemberdayaan perempuan dengan menghubungkan literasi keuangan, keterampilan usaha, serta kesehatan mental sebagai bagian dari penguatan kemandirian dan kesejahteraan perempuan. (Hnd)