Kemenpora Dorong Hybrid Fitness Jadi Bagian Industri Olahraga Nasional
3 mins read

Kemenpora Dorong Hybrid Fitness Jadi Bagian Industri Olahraga Nasional

4 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong perkembangan hybrid fitness sebagai bagian dari arah baru industri olahraga nasional.

Dorongan tersebut diwujudkan melalui Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 x Jakarta Hybrid Race yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), GBK Hall A.

Kompetisi ini menargetkan lebih dari 2.000 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelari, penggemar pusat kebugaran, dan masyarakat umum.

ISS 2026 mengangkat tema “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”. Tema tersebut menempatkan olahraga tidak hanya sebagai sarana peningkatan kebugaran dan prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari industri yang memiliki potensi ekonomi.

Sementara subtema “Indonesia’s New Movement: Hybrid Fitness as the New Foundation of the National Sports Industry” menjadi penanda fokus penyelenggaraan terhadap perkembangan olahraga hybrid.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Teuku Arlan Perkasa Lukman, mengatakan perkembangan industri olahraga membuka peluang baru bagi model olahraga yang menggabungkan kompetisi dan gaya hidup aktif.

“Pertumbuhan industri olahraga di Indonesia terus membuka peluang baru, termasuk melalui berkembangnya hybrid fitness yang menggabungkan kompetisi, gaya hidup aktif, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Teuku Arlan, Jakarta Hybrid Race menjadi salah satu upaya memperkuat budaya sport for all sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal ekosistem olahraga masa depan.

Jakarta Hybrid Race menggunakan format Half Simulation. Peserta tidak hanya berlari, tetapi juga harus menyelesaikan delapan jenis latihan fungsional.

Rangkaian tantangannya meliputi SkiErg, Sled Push, Sled Pull, Burpee Broad Jump, Rowing, Farmers Carry, Sandbag Lunges, dan Wall Balls.

Kategori yang tersedia mencakup Doubles Women, Doubles Men, Doubles Women Pro, Doubles Men Pro, dan Relay.

Selain perlombaan, ISS 2026 menghadirkan Hybrid Training Series untuk peserta dewasa dan anak-anak.

COO 20FIT Novi Eastiyanto mengatakan format tersebut dirancang agar hybrid sports dapat diakses masyarakat dengan tingkat kemampuan yang beragam.

“Jakarta Hybrid Race di Indonesia Sports Summit 2026 kami hadirkan untuk siapa saja, baik yang ingin menguji kemampuan maupun yang baru ingin mengenal hybrid sports,” katanya.

Olahraga dan Potensi Ekonomi

Pengembangan hybrid fitness juga dinilai membuka peluang bagi pertumbuhan sektor lain, termasuk sports tourism.

Atlet profesional hybrid race dan performance coach Johnny Tieu mengatakan ISS dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat.

“Indonesia Sports Summit menjadi langkah positif untuk mempertemukan pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga, termasuk potensi sports tourism sebagai penggerak ekonomi,” ujarnya.

Johnny berharap penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak kompetisi serupa di berbagai daerah.

Sementara itu, panitia menyiapkan Hybrid Training dan Hybrid Kids pada 11 September serta Athlete Check-in pada 11-13 September.

Peluncuran ISS 2026 x Jakarta Hybrid Race dilakukan melalui simulasi peralatan hybrid race oleh Teuku Arlan Perkasa Lukman, Novi Eastiyanto, dan Johnny Tieu.

Melalui ISS 2026, pengembangan olahraga diarahkan tidak hanya untuk memperluas partisipasi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekosistem industri yang mencakup kompetisi, kebugaran, komunitas, pariwisata, hingga aktivitas ekonomi. (Rnie)