Grand Dafam Braga Bandung Dorong Lingkungan Kerja yang Lebih Inklusif
2 mins read

Grand Dafam Braga Bandung Dorong Lingkungan Kerja yang Lebih Inklusif

0 Kali Dibaca

Lanskap.id, Bandung โ€“ย  Upaya membangun lingkungan kerja yang inklusif membutuhkan keterlibatan dunia pendidikan dan industri. Hal ini menjadi salah satu fokus kerja sama Grand Dafam Braga Bandung dengan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB Negeri) A Pajajaran Kota Bandung melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa penyandang disabilitas.

Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama, kedua pihak membuka ruang bagi siswa untuk mengenal lingkungan kerja profesional dan mengembangkan keterampilan sesuai kemampuan serta minat masing-masing. Program ini juga diharapkan mendukung pembentukan kemandirian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri siswa.

Bagi industri perhotelan, kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk menghubungkan proses pembelajaran di sekolah dengan pengalaman di tempat kerja. Dengan pendampingan dari pihak sekolah dan tim hotel, kegiatan praktik diharapkan dapat berlangsung secara terarah serta memberikan manfaat bagi siswa.

Inklusi Tidak Berhenti pada Kesempatan Kerja

Salah satu aspek penting dari kerja sama ini adalah pembekalan bagi karyawan Grand Dafam Braga Bandung mengenai interaksi dan pelayanan kepada tamu penyandang disabilitas.

Pengajar SLB Negeri A Pajajaran Kota Bandung akan memberikan pembekalan berdasarkan pengalaman mereka dalam mendampingi dan mendidik siswa penyandang disabilitas. Materi tersebut diharapkan membantu karyawan memahami karakteristik dan kebutuhan tamu, sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif.

Pelayanan inklusif tidak hanya berkaitan dengan keramahan, tetapi juga kemampuan memahami kapan seseorang membutuhkan bantuan dan bagaimana bantuan tersebut sebaiknya diberikan. Pendekatan ini perlu tetap menghormati pilihan, kenyamanan, kemandirian, dan hak setiap individu.

General Manager Grand Dafam Braga Bandung, Agus Ardiansyah, SE, mengatakan kerja sama ini dirancang untuk memberikan manfaat bagi siswa maupun karyawan hotel.

Selain membuka kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman nyata di dunia kerja, pembekalan dari para pengajar diharapkan meningkatkan pemahaman karyawan agar dapat melayani tamu penyandang disabilitas secara tepat. Ia menekankan pentingnya kesempatan yang setara dan pelayanan yang ramah serta bermartabat bagi setiap orang.

Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Kerja sama Grand Dafam Braga Bandung dan SLB Negeri A Pajajaran memperlihatkan peran yang dapat dijalankan industri perhotelan dalam mendukung pendidikan inklusif. Sekolah memberikan pendampingan dan pengetahuan mengenai kebutuhan siswa penyandang disabilitas, sementara lingkungan hotel menjadi tempat untuk mengenal praktik kerja dan interaksi profesional.

Kolaborasi ini juga berpotensi memperluas pemahaman karyawan mengenai disabilitas melalui pembelajaran langsung dari tenaga pendidik yang berpengalaman.

Grand Dafam Braga Bandung berharap sinergi tersebut dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan kerja yang menghargai keberagaman dan budaya pelayanan yang lebih inklusif.

Keberlanjutan program akan menjadi bagian penting agar manfaatnya tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi dapat mendukung pengembangan keterampilan siswa sekaligus meningkatkan kesiapan lingkungan kerja dalam melayani tamu dengan kebutuhan yang beragam. (Rnie)