Film Bandit Bawa Cerita Kriminal Berlatar Bali ke Kompetisi Jakarta Film Week 2026
2 mins read

Film Bandit Bawa Cerita Kriminal Berlatar Bali ke Kompetisi Jakarta Film Week 2026

0 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Film Bandit karya sutradara Brian L. Tan terpilih berkompetisi dalam program Direction Award Jakarta Film Week (JFW) 2026. Setelah mengikuti sejumlah festival internasional dan meraih penghargaan, film drama-aksi ini kembali mendapat ruang untuk menjangkau penonton Indonesia.

Perjalanan Bandit di festival film internasional ditandai dengan kemenangan Grand Jury Award untuk kategori Best Feature Film di Dances With Films Los Angeles 2026 dan Best Foreign Film di Burbank International Film Festival ke-18. Film ini juga meraih Best Cinematography Feature untuk Austin Ahlborg di Catalina Film Festival 2026.

Di FilmQuest 2026, Bandit memperoleh tujuh nominasi, antara lain Best Feature Film, Best Director untuk Brian L. Tan, Best Screenplay untuk Husein M. Atmodjo, serta nominasi akting untuk Wafda Saifan dan Teuku Rifnu Wikana.

Selain itu, film tersebut tercatat dalam penayangan khusus di Balinale International Film Festival dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), serta terpilih dalam seleksi resmi Dili International Film Festival.

Ketegangan Kriminal dan Latar Bali

Disutradarai Brian L. Tan, Bandit mengangkat kisah dua sahabat yang terjerat dalam situasi kriminal setelah merencanakan perampokan terakhir. Film ini memadukan ketegangan aksi dengan persoalan personal yang mendorong tokoh-tokohnya mengambil keputusan berisiko.

Gatra terdesak oleh kondisi istrinya yang sedang hamil dan mengalami komplikasi medis berbahaya. Ia pun kembali ke dunia kriminal bersama Tiar, mantan rekan kejahatannya, untuk mencuri sebuah mobil.

Namun, mereka menemukan mayat termutilasi dan sepucuk pistol di dalam kendaraan tersebut. Penemuan itu mengubah rencana mereka menjadi perjuangan untuk bertahan hidup, ketika pemilik mobil mengejar keduanya untuk membalas dendam dan polisi turut memburu mereka.

Wafda Saifan, Roy Sungkono, Teuku Rifnu Wikana, dan Claresta Taufan menjadi bagian dari jajaran pemain yang menghidupkan cerita tersebut.

Brian L. Tan sendiri memiliki pengalaman dalam produksi film internasional, termasuk Tron: Legacy, X-Men: First Class, dan The Girl with the Dragon Tattoo. Dalam Bandit, latar Bali menjadi ruang bagi cerita kriminal yang bergerak melalui tekanan waktu, ancaman kekerasan, dan hubungan antartokoh.

Festival sebagai Ruang Pertemuan dengan Penonton

Keikutsertaan Bandit dalam Jakarta Film Week 2026 memperpanjang perjalanan film di luar jaringan bioskop komersial. Festival menjadi ruang pertemuan antara karya film, kurator, pelaku industri, dan penonton yang ingin mengeksplorasi beragam pendekatan sinema.

Raihan penghargaan dan nominasi internasional memberi rekam jejak bagi Bandit, sementara partisipasinya dalam JFW membuka kesempatan untuk memperluas percakapan mengenai film tersebut di Indonesia.

Film ini juga dipersiapkan untuk tayang di jaringan bioskop komersial Tanah Air dalam waktu dekat. Informasi terbaru mengenai penayangan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @bandit.film. (Rnie)