Saat Pelabuhan Perikanan Diperkuat, Harapan Baru bagi Ekonomi Maritim Cirebon
2 mins read

Saat Pelabuhan Perikanan Diperkuat, Harapan Baru bagi Ekonomi Maritim Cirebon

0 Kali Dibaca

Lanskap, Cirebon โ€“ Bagi masyarakat yang hidup dari sektor kelautan dan perikanan, pelabuhan bukan sekadar tempat kapal datang dan pergi. Di dalamnya terdapat aktivitas perdagangan, distribusi, hingga rantai ekonomi yang melibatkan banyak pelaku usaha.

Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Cirebon kini memasuki tahap pembangunan fisik. PT Nindya Karya (Persero) menandai dimulainya pekerjaan melalui groundbreaking pada Kamis (17/9/2026).

Acara tersebut dibuka Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dari Nindya Karya, hadir Direktur Utama Firmansyah, Direktur Operasi 1 Fatchurrohman, serta Senior Vice President Infrastruktur 2 Bambang Asmoro.

Bukan Hanya Soal Bangunan

Pengembangan PPN Kejawanan merupakan bagian dari program Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I (IDN-1055) yang didukung pembiayaan Islamic Development Bank (IsDB).

Pembangunan infrastruktur pelabuhan diharapkan dapat memperkuat aktivitas perikanan sekaligus membuat rantai pasok komoditas laut berjalan lebih terintegrasi.

Dampaknya diharapkan tidak berhenti pada fasilitas fisik. Pelaku usaha perikanan dan masyarakat di sekitar Cirebon juga diharapkan memperoleh manfaat dari meningkatnya dukungan terhadap aktivitas ekonomi sektor kelautan dan perikanan.

Menteri KKP Tekankan Ketepatan Waktu

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta Nindya Karya menjaga fokus selama proses pembangunan berlangsung.

โ€œSaya titip ya Pak Firman, harus fokus karena proyek ini cukup serius. Saya berharap ini dapat selesai tepat waktu,โ€ ungkap Sakti.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya pelaksanaan pembangunan sesuai target, terutama karena proyek berkaitan dengan penguatan infrastruktur yang menopang aktivitas perikanan.

Harapan untuk Pelaku Usaha Perikanan

Dengan infrastruktur pelabuhan yang dikembangkan, aktivitas perikanan diharapkan dapat berlangsung dengan dukungan rantai pasok yang lebih baik.

Bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor kelautan, penguatan infrastruktur dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi berkembangnya aktivitas usaha.

Karena itu, pengembangan PPN Kejawanan tidak hanya dapat dilihat sebagai pembangunan fasilitas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi maritim di daerah.

Nindya Karya Kawal Pembangunan

Sebagai kontraktor pelaksana, Nindya Karya menyatakan akan menjaga sejumlah aspek selama pengerjaan proyek, mulai dari keselamatan dan kesehatan kerja hingga kualitas pembangunan.

Pengendalian mutu akan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan dengan penerapan standar yang konsisten. Koordinasi dan tata kelola proyek juga menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan berjalan sesuai target.

Dimulainya pembangunan PPN Kejawanan menjadi langkah awal dari proses pengembangan infrastruktur perikanan yang diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor kelautan di Cirebon. (Hnd)