Sawit Run 5K 2026 Perkuat Edukasi Publik dan Pengembangan SDM Industri Kelapa Sawit
1 min read

Sawit Run 5K 2026 Perkuat Edukasi Publik dan Pengembangan SDM Industri Kelapa Sawit

5 Kali Dibaca

Lanskap, Bekasi โ€“ Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memanfaatkan momentum Dies Natalis ke-20 untuk memperkuat literasi publik mengenai industri kelapa sawit melalui penyelenggaraan Sawit Run 5K & Festival Sawit Sehat 2026, Minggu (2/8/2026).

Mengangkat tema “Bergerak untuk Sawit, Sawit untuk Negeri”, kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi vokasi, pelaku industri, dan masyarakat dalam memperkenalkan kontribusi strategis sektor kelapa sawit terhadap pembangunan nasional.

Selain lomba lari sejauh lima kilometer, festival menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang memperkenalkan manfaat produk turunan kelapa sawit, perkembangan industri, inovasi teknologi, serta pentingnya pembangunan sumber daya manusia perkebunan sebagai fondasi keberlanjutan sektor tersebut.

Kepala Divisi Pengembangan SDM BPDP, Sudi Bawa Suwita, menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan salah satu mandat utama BPDP sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan. Menurutnya, peningkatan kompetensi teknis, manajerial, dan kewirausahaan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing industri perkebunan Indonesia.

Direktur Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Ir. St. Nugroho Kristono, M.T., mengatakan penyelenggaraan Sawit Run 5K dan Festival Sawit Sehat menjadi bagian dari upaya kampus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat edukatif bagi masyarakat.

Selama dua dekade, Politeknik CWE telah mengembangkan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri dengan lima program studi, didukung kemitraan bersama 74 perusahaan. Institusi ini juga mencatat sekitar 95 persen lulusan memiliki sertifikat kompetensi dan 94 persen berhasil terserap di dunia kerja.

Melalui kolaborasi antara BPDP, perguruan tinggi vokasi, industri, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman publik mengenai peran industri kelapa sawit sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan sektor perkebunan di masa depan. (Hnd)