
Polytron Perkuat Daya Saing Kendaraan Listrik Nasional melalui G3+ Special Collaboration di GIIAS 2026
Lanskap, Jakarta – Persaingan industri kendaraan listrik di Indonesia semakin mendorong produsen menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pengalaman pengguna. Hal tersebut ditunjukkan Polytron melalui peluncuran Polytron G3+ Special Collaboration pada ajang GIIAS 2026.
Mobil listrik edisi khusus ini merupakan hasil kolaborasi dengan HSR Wheels dan TRIPLE 9, menghadirkan penyegaran desain melalui konsep two-tone yang dipadukan dengan penggunaan velg premium serta identitas visual baru pada bagian belakang kendaraan.
Selain pembaruan estetika, Polytron juga meningkatkan kualitas pengalaman berkendara melalui penyematan perangkat audio XBR Subwoofer dengan teknologi XBR Sensing, memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pelaku industri elektronik yang mengintegrasikan keahlian audio ke dalam kendaraan listrik.
Product Specialist EV 4W Polytron, Philip Samuel Tandio, menyatakan bahwa pengembangan G3+ dilakukan berdasarkan masukan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan karakter desain lebih premium tanpa mengurangi aspek fungsionalitas.
Dari sisi bisnis, Polytron tetap mempertahankan dua model kepemilikan, yakni Buy to Own dan Battery as a Service (BaaS). Skema BaaS dinilai menjadi salah satu inovasi penting karena memberikan kepastian nilai jual kembali hingga 70 persen dalam waktu tiga tahun, sekaligus mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap depresiasi baterai kendaraan listrik.
Selama GIIAS 2026, Polytron juga memperkuat strategi pemasaran melalui program trade-in bersama OLX mobi, pembiayaan bunga ringan dengan Bank BCA, serta bonus wall charger dan kaca film untuk meningkatkan daya tarik pembelian.
Di sisi lain, perusahaan turut memperlihatkan perkembangan ekosistem kendaraan listrik roda dua melalui FOX Series yang kini telah digunakan hampir 70 ribu konsumen. Polytron juga menawarkan subsidi mandiri hingga Rp6,5 juta selama pameran berlangsung sebagai upaya memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Langkah tersebut menunjukkan strategi Polytron yang tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses oleh masyarakat melalui kolaborasi, pembiayaan yang fleksibel, dan layanan purnajual yang kompetitif. (Cmy)



