PEVS 2026 Perluas Ekosistem Mobilitas Listrik, dari Darat hingga Udara dan Laut
3 mins read

PEVS 2026 Perluas Ekosistem Mobilitas Listrik, dari Darat hingga Udara dan Laut

0 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 akan kembali digelar pada 29 Oktober–1 November 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Memasuki tahun kelima, pameran yang diselenggarakan Dyandra Promosindo bersama Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) ini menghadirkan lebih dari 38 merek kendaraan listrik dan industri pendukung.

Mengusung tema “The Future of Clean and Efficient Mobility”, PEVS 2026 memperluas cakupan pameran melalui pengenalan teknologi mobilitas darat, udara, dan laut. Pendekatan tersebut menggambarkan perkembangan elektrifikasi yang semakin berkaitan dengan transportasi publik, logistik, penerbangan, dan sektor maritim.

Ketua Umum PERIKLINDO Moeldoko mengatakan, sosialisasi kepada masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong transisi kendaraan listrik. Ia menilai perubahan tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan kebijakan dan insentif untuk kendaraan listrik komersial.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menyampaikan, penyelenggaraan PEVS 2026 diarahkan untuk mempertemukan pelaku industri dengan pasar, memperluas peluang kolaborasi, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Mobility Zone dan Perluasan Penerapan Elektrifikasi

Salah satu fokus PEVS 2026 adalah Mobility Zone, yang menampilkan tiga sektor mobilitas: Land Mobility, Air Mobility, dan Marine Mobility.

Pada sektor darat, pengunjung dapat mengenal bus listrik, kendaraan logistik dan komersial, sepeda motor listrik, serta infrastruktur pengisian daya. Dukungan transportasi publik turut diperlihatkan melalui partisipasi LRT Jakarta, Transjakarta, dan MRT Jakarta.

Sektor udara menghadirkan teknologi drone kargo dan electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL), dengan partisipasi Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU. Sementara itu, sektor maritim menyoroti penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi transportasi kargo dan pariwisata, mendukung infrastruktur pelabuhan, serta membuka peluang investasi berkelanjutan. Pesertanya meliputi IKAME Water Gear dan J7Seven.

Cakupan ini memberi ruang bagi pengunjung untuk melihat bahwa pengembangan mobilitas listrik tidak hanya berkaitan dengan kendaraan pribadi. Infrastruktur, transportasi umum, kendaraan komersial, dan teknologi pendukung juga menjadi bagian dari ekosistemnya.

Menghubungkan Inovasi, Konsumen, dan Pelaku Industri

Selain pameran produk dan teknologi, PEVS 2026 menghadirkan program yang mendorong interaksi langsung. Pengunjung dapat mengikuti Test Drive Indoor dan Test Ride Indoor untuk mencoba kendaraan dari merek peserta.

Penyelenggara juga menawarkan Cashback Program hingga Rp200 juta untuk pembelian kendaraan roda dua dan roda empat, sesuai ketentuan program selama pameran berlangsung.

EV Student Showcase menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk memperkenalkan prototipe serta gagasan teknologi kendaraan listrik. Adapun PEVS Push Bike Race dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026. Program lainnya mencakup EV Fest hasil kolaborasi IAM dan Adipro, Miss PEVS, serta talkshow edukatif di EV Activity Hub Stage.

Dari sisi industri, program Business Matching dilanjutkan untuk mempertemukan peserta dengan calon mitra dan membuka peluang kerja sama. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan inovasi produk dengan kebutuhan pasar.

Jadwal Pelaksanaan

PEVS 2026 berlangsung di Hall B3–C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 29 Oktober hingga 1 November 2026. Pada hari pertama, pameran dibuka pukul 12.00–19.00 WIB. Pada 30–31 Oktober, jam kunjungan berlangsung pukul 10.00–19.00 WIB, sedangkan pada 1 November pameran dibuka pukul 10.00–18.00 WIB.

Akses masuk gratis dengan registrasi daring melalui situs resmi pevs-id.com.

Melalui penyelenggaraan ini, PEVS berupaya memperkuat fungsinya sebagai platform pertemuan antara inovasi teknologi, kebutuhan konsumen, dan peluang kerja sama industri. Perluasan sektor yang ditampilkan juga memberi gambaran tentang beragam penerapan elektrifikasi dalam pengembangan sistem mobilitas yang lebih efisien. (Rnie)