
FIP Bronze Jakarta Menjadi Awal Peta Jalan PBPI Menuju Olimpiade 2032
Lanskap, Jakarta – Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) mulai membangun fondasi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan padel Asia melalui pembinaan atlet usia muda yang terstruktur.
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, usai penutupan FIP Bronze Jakarta 2026 di Rana Grounds, Jakarta Selatan.
Menurut Galih, penyelenggaraan FIP Promises menjadi momentum penting dalam sistem pembinaan nasional karena menghadirkan ratusan atlet muda dari puluhan negara sekaligus memberi kesempatan bagi Indonesia memantau talenta terbaik sejak usia dini.
PBPI kini menerapkan sistem seleksi berbasis ranking nasional agar proses menuju tim nasional berlangsung lebih objektif melalui akumulasi poin dari berbagai kejuaraan resmi.
Selain memperbanyak kalender kompetisi internasional, PBPI juga akan meluncurkan Liga Pro Padel Indonesia sebagai liga profesional pertama di kawasan ASEAN serta memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung pendidikan atlet.
Head of FIP Promises, Jaume Campistol, menilai penyelenggaraan FIP Promises Jakarta menjadi salah satu yang terbesar di Asia dengan peserta dari 31 negara dan delapan kategori usia.
Seluruh program tersebut diarahkan pada target jangka panjang PBPI, yakni mempersiapkan generasi atlet yang mampu bersaing di level dunia dan membawa Indonesia tampil di Olimpiade 2032 apabila padel resmi menjadi cabang olahraga Olimpiade. (Hnd)



