MPLS Ramah SD Angkasa 12 Perkuat Pendidikan Karakter dan Budaya Inklusif
1 min read

MPLS Ramah SD Angkasa 12 Perkuat Pendidikan Karakter dan Budaya Inklusif

5 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – SD Angkasa 12 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai 15 Juli 2026 selama 10 hari. Mengusung tema “Menggapai Cita-Cita dalam Keberagaman Bersama Sekolah Angkasa yang Ramah, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan”, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun karakter serta menanamkan nilai kebinekaan kepada peserta didik baru.

Pembukaan MPLS dipimpin langsung oleh Kepala SD Angkasa 12, Fahrul Ihwan, S.Pd., yang baru menjabat. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat dengan pendekatan yang humanis sehingga mampu menciptakan rasa nyaman bagi siswa yang baru memasuki lingkungan sekolah.

Acara dipandu oleh Wintarti, S.Pd. sebagai pembawa acara yang menghadirkan suasana ceria sekaligus mencairkan ketegangan para peserta didik baru.

Rangkaian pembukaan semakin semarak dengan parade ekstrakurikuler yang menampilkan berbagai kegiatan unggulan sekolah, seperti Taekwondo, Drumband, Pramuka, dan Tari, sebagai bentuk pengenalan minat dan bakat yang dapat dikembangkan siswa selama menempuh pendidikan.

Nuansa religius turut mewarnai kegiatan melalui doa yang dipimpin Anugrah Widhy, S.Fil.I., Gr., Guru Pendidikan Agama Islam, sebagai harapan agar seluruh rangkaian MPLS berjalan lancar dan membawa keberkahan.

Dalam sambutannya, Fahrul Ihwan menegaskan bahwa MPLS merupakan momentum penting untuk membangun rasa memiliki terhadap sekolah sekaligus memperkuat pendidikan karakter.

“MPLS Ramah di SD Angkasa 12 adalah wujud komitmen kami terhadap pendidikan karakter. Kami ingin siswa memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan. Di sini mereka tidak hanya belajar akademik, tetapi juga belajar menghargai perbedaan dan merasa aman di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Peran guru kelas juga menjadi bagian penting dalam proses adaptasi siswa baru. Guru Kelas 1, Mirna, bersama para guru lainnya mendampingi peserta didik dengan penuh empati agar mereka merasa nyaman selama menjalani masa pengenalan sekolah.

Melalui pendekatan yang inklusif, SD Angkasa 12 berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama. (Hnd)