Liga Tenis Indonesia 2026 Resmi Dimulai, Jadi Acuan Peringkat Nasional Menuju PON 2028
2 mins read

Liga Tenis Indonesia 2026 Resmi Dimulai, Jadi Acuan Peringkat Nasional Menuju PON 2028

5 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Tenis Indonesia (PP Pelti) resmi membuka Liga Tenis Indonesia 2026 di Lapangan Tenis Bojana Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (3/8). Kompetisi ini menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet senior sekaligus menjadi dasar penyusunan peringkat nasional menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembukaan liga turut dihadiri Wakil Ketua Umum PP Pelti, H. Anton Sukartono Suratto. Sebanyak sekitar 100 petenis dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian pada seri perdana, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.

Tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme atlet terhadap kompetisi yang kini menjadi bagian dari kalender resmi pembinaan nasional.

Digelar Lima Seri Sepanjang Tahun

Liga Tenis Indonesia 2026 akan berlangsung dalam lima seri, yakni:

  • Seri I: 3–9 Agustus 2026
  • Seri II: 12–17 Oktober 2026
  • Seri III: 9–14 November 2026
  • Seri IV: 20–26 Desember 2026
  • Seri Master: 27 Desember 2026

PP Pelti menyiapkan total hadiah sebesar Rp250 juta serta program beasiswa bagi atlet berprestasi untuk mengikuti turnamen internasional level ITF.

Konsistensi Atlet Jadi Tolak Ukur

Sekretaris Jenderal PP Pelti, Andi Fajar Asti, menjelaskan bahwa Liga Tenis Indonesia merupakan kelanjutan dari program Liga Master Pro Tennis yang sebelumnya telah digelar.

Menurutnya, tujuan utama kompetisi bukan hanya menghadirkan hadiah, tetapi menciptakan sistem kompetisi berkelanjutan agar atlet senior memiliki kesempatan bertanding secara rutin.

“Liga Tenis Indonesia kami hadirkan sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi atlet senior. Dengan lima seri sepanjang tahun, kami dapat melihat konsistensi performa pemain sehingga menjadi pijakan penting dalam menentukan peringkat nasional menuju PON 2028,” ujar Andi.

Seluruh hasil pertandingan akan menghasilkan poin peringkat nasional yang menjadi referensi dalam penentuan unggulan sekaligus persiapan babak kualifikasi PON.

Dukung Atlet Tembus Level Internasional

Selain hadiah uang pembinaan, PP Pelti juga menyiapkan dukungan bagi atlet berprestasi untuk mengikuti turnamen internasional ITF.

Bantuan tersebut meliputi biaya perjalanan, akomodasi, hingga konsumsi selama mengikuti kejuaraan.

Menurut Andi, kesempatan bertanding di level internasional menjadi salah satu fokus utama PP Pelti agar atlet Indonesia semakin kompetitif di tingkat dunia.

Ke depan, PP Pelti berharap Liga Tenis Indonesia dapat berkembang menjadi kompetisi nasional yang berlangsung lebih panjang dengan jumlah seri yang semakin banyak sehingga mampu memperkuat regenerasi atlet menuju berbagai ajang nasional maupun internasional. (Hnd)