Havaianas dan Langkah Baru di Copenhagen: Ketika Flip-Flop Ikonik Bertemu Kitten Heel
3 mins read

Havaianas dan Langkah Baru di Copenhagen: Ketika Flip-Flop Ikonik Bertemu Kitten Heel

4 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Ada sesuatu yang berubah dari Havaianas di Copenhagen Fashion Week tahun ini. Brand sandal asal Brasil tersebut tidak hanya hadir sebagai bagian dari street style, tetapi mulai mengambil ruang lebih besar dalam percakapan fashion melalui sebuah siluet baru: Kitten Heel.

Siluet tersebut diperkenalkan melalui runway Studio Constance Spring/Summer 2027, menjadi bagian dari langkah Havaianas yang disebut “Taking New Heights”.

Dalam 25 look yang ditampilkan, Kitten Heel dipadukan dengan sejumlah gaya klasik Havaianas. Pertemuan tersebut menjadi semacam dialog antara identitas Brasil yang kuat dengan pendekatan desain kontemporer Skandinavia.

Havaianas memang memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Copenhagen Fashion Week dalam beberapa musim terakhir. Namun, kehadiran kali ini terasa berbeda. Brand yang selama ini lekat dengan sandal flip-flop mulai memperlihatkan kemungkinan baru dalam bahasa desainnya.

Ketika Flip-Flop Mendapat Hak

Kitten Heel menjadi siluet sandal dengan hak pertama Havaianas.

Namun, desain tersebut tidak sepenuhnya meninggalkan bentuk yang selama ini dikenal publik. Konstruksi toe-post khas Havaianas tetap menjadi bagian utama, lalu dipertemukan dengan kitten heel rendah berbentuk elips asimetris.

Hasilnya adalah siluet yang terlihat lebih elevated, tetapi tetap membawa kesan santai yang menjadi karakter Havaianas.

Pilihan warnanya juga cukup sederhana sekaligus berani: hitam, off-white, dan hijau vibrant. Signature rubber insole Havaianas melengkapi desain tersebut.

Dengan pendekatan ini, Havaianas tampaknya tidak sedang meninggalkan identitas lamanya, melainkan mencoba melihat sejauh mana identitas tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bentuk yang berbeda.

Ketika Jalanan Menjadi Runway

Menariknya, cerita Kitten Heel tidak berhenti di atas runway.

Sepanjang Copenhagen Fashion Week, sejumlah kreator, editor, dan stylist mengenakan siluet tersebut di jalanan Copenhagen.

Salah satu momen yang cukup mencuri perhatian datang dari Livia Nunes. Ia terlihat menggunakan Kitten Heel ketika mengendarai sepeda, dengan sandal tersebut ditempatkan pada bagian pedal.

Momen tersebut terasa sederhana, tetapi sekaligus merepresentasikan karakter Copenhagen: fashion yang tidak selalu membutuhkan panggung formal dan dapat hidup berdampingan dengan aktivitas sehari-hari.

Dari Sea Level Menuju New Heights

Havaianas kemudian membawa semangat yang sama ke Green Island di Copenhagen Harbour.

Melalui acara bertajuk “From Sea Level to New Heights”, brand tersebut mempertemukan kreator, jurnalis, dan komunitas fashion internasional dalam pengalaman yang menggabungkan produk, musik, dan konten.

Ada instalasi, musik Brasil, immersive content moment, hingga aktivitas floating customization bersama desainer perhiasan Brasil, Alan Crocetti.

Semua elemen tersebut menjadi bagian dari narasi yang ingin dibangun Havaianas: bergerak ke arah baru tanpa kehilangan akar.

Memperluas Bahasa Desain

Global Vice President of Marketing Havaianas, Maria Fernanda Albuquerque, menyebut Copenhagen sebagai momentum untuk membawa hubungan brand dengan komunitas fashion setempat ke tahap berikutnya.

Kitten Heel menjadi salah satu bentuk eksplorasi tersebut.

Siluet baru ini memperlihatkan bagaimana sebuah brand yang sangat identik dengan flip-flop dapat mengembangkan bentuk baru tanpa harus memutus hubungan dengan masa lalunya.

Sejak diperkenalkan pada 1962, Havaianas telah berkembang dari sandal sederhana menjadi bagian dari gaya hidup dan fashion. Kini, melalui Kitten Heel, perjalanan tersebut memasuki babak baru.

Copenhagen menjadi titik awalnya.

Dan dari sana, Havaianas mencoba melihat kemungkinan lain: bagaimana sebuah sandal yang lahir dari budaya Brasil dapat terus menemukan bentuk baru di tengah lanskap fashion global. (Firda)