30 Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bawa Misi Pariwisata Berkelanjutan
2 mins read

30 Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bawa Misi Pariwisata Berkelanjutan

0 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026 resmi memasuki rangkaian kompetisi setelah Yayasan EL JOHN Indonesia melalui EL JOHN Pageants menggelar Sashing Ceremony di Golden Phoenix Ballroom, Merlynn Park Hotel, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Sebanyak 30 finalis dari berbagai provinsi menerima sash sebagai representasi daerah masing-masing. Penyelenggaraan tahun ke-19 ini mengusung tema Sustainable Tourism atau pariwisata berkelanjutan.

Tema tersebut menempatkan pariwisata tidak semata sebagai sektor yang mengejar pertumbuhan kunjungan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, keberagaman budaya, dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, mengatakan para finalis memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan dan membangun kapasitas selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Selamat datang kepada seluruh finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026. Kalian adalah putri-putri terbaik yang mewakili daerah masing-masing. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menambah wawasan, membangun karakter, dan menunjukkan potensi terbaik yang kalian miliki,” ujar Johnnie.

Ia menegaskan bahwa posisi sebagai Putri Pariwisata Indonesia tidak berhenti pada pencapaian gelar.

Menurut Johnnie, seorang Putri Pariwisata juga memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata daerah sekaligus berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata nasional.

“Menjadi Putri Pariwisata Indonesia bukan hanya tentang mendapatkan mahkota atau gelar. Ada tanggung jawab yang lebih besar, yaitu bagaimana kalian bisa menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memajukan pariwisata Indonesia,” katanya.

Pembekalan Berbasis Pariwisata Berkelanjutan

Setelah Sashing Ceremony, para finalis mengikuti Bootcamp Putri Pariwisata Indonesia 2026 yang berlangsung 23–30 Agustus 2026.

Program pembekalan mencakup kemampuan komunikasi, pengembangan kepribadian, kreativitas, wawasan kebangsaan, dan pengetahuan mengenai sektor pariwisata Indonesia.

Prinsip Sustainable Tourism juga menjadi bagian dari materi yang diberikan kepada finalis. Pemahaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas mereka sebagai representasi generasi muda dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.

Dengan pendekatan tersebut, para finalis tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan penampilan yang baik, tetapi juga memahami isu serta tantangan yang berkembang dalam sektor pariwisata.

Grand Final 29 Agustus

Rangkaian kompetisi akan berlanjut hingga Grand Final Putri Pariwisata Indonesia 2026 pada 29 Agustus 2026 di Merlynn Park Hotel, Jakarta.

Malam final tersebut akan disiarkan secara langsung melalui EL JOHN TV, website resmi, dan kanal YouTube.

Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026 pada akhirnya menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk membawa isu pariwisata ke ruang publik. Dengan tema Sustainable Tourism, para finalis diharapkan mampu melihat pariwisata bukan hanya sebagai destinasi dan industri, tetapi juga sebagai bagian dari keberlanjutan lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat. (Hnd)