
Dari Indonesia ke Eropa, 36 Perawat Muda Raih Kesempatan Emas Berkarier Global
Lanskap, Jakarta – Indonesia kembali menunjukkan kualitas sumber daya manusianya di tingkat internasional. Sebanyak 36 perawat muda Indonesia resmi diberangkatkan ke berbagai negara di Eropa melalui Program Binawan Eropa, sebuah inisiatif yang membuka peluang karier global bagi tenaga kesehatan Indonesia.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menjawab tingginya kebutuhan tenaga kesehatan di kawasan Eropa, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan berdaya saing internasional.
Acara pelepasan peserta berlangsung di Jakarta dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari Indonesia maupun Austria. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kedutaan Besar Austria untuk Indonesia, Austrian Economic Chamber (WKO), Austria Business Agency (ABA), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Plt. Rektor Universitas Binawan, Prof. Henny Suzana Mediani, yang mewakili CEO Binawan Group sekaligus Ketua Yayasan Binawan, Said Saleh Alwaini, menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan di Eropa terus meningkat akibat perubahan demografi dan bertambahnya populasi lanjut usia.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis dalam memenuhi kebutuhan tersebut karena didukung kualitas pendidikan kesehatan yang baik, kompetensi profesional yang kuat, serta kemampuan adaptasi yang telah mendapat pengakuan internasional.
Program Binawan Eropa tidak hanya berfokus pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, regulator, dan mitra industri internasional guna menciptakan jalur karier global yang berkelanjutan bagi tenaga kesehatan Indonesia.
Para peserta yang diberangkatkan berasal dari berbagai institusi pendidikan kesehatan ternama di Indonesia, di antaranya Poltekkes Kemenkes RI, Universitas Binawan, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Jember, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Melalui program ini, para perawat akan memperoleh pengalaman kerja internasional, peningkatan kompetensi klinis, serta kesempatan transfer pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor kesehatan Indonesia di masa depan.
Keberangkatan 36 perawat ini menjadi bukti bahwa talenta Indonesia semakin dipercaya dan dibutuhkan di pasar profesional global, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara penghasil tenaga kesehatan berkualitas dunia. (Hnd)



