
CIA Fest 2026 Hadirkan Gerakan Literasi dan Aksi Sosial untuk Anak
Lanskap, Jakarta – Festival literasi anak CIA Fest 2026 kembali digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 2–4 Oktober 2026. Memasuki tahun ketiga, festival ini mengangkat tema “SUMATRA: Dari Anak untuk Anak” dengan membawa pesan tentang pentingnya akses bacaan bagi anak, termasuk mereka yang terdampak bencana.
Tema tersebut memberi perhatian pada anak-anak di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara yang terdampak bencana pada akhir 2025.
Kebutuhan belajar anak tidak otomatis berakhir setelah masa tanggap darurat selesai. Ketika sekolah kembali berjalan, buku dan bahan bacaan tetap diperlukan untuk mendukung proses belajar.
Karena itu, rangkaian CIA Fest 2026 diarahkan untuk membantu menghadirkan Majalah CIA dan Majalah ISO bagi anak-anak di wilayah terdampak.
Upaya tersebut melanjutkan gerakan literasi yang selama ini dilakukan melalui Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) dan Majalah Imajinatif Seru Orisinal (ISO).
CIA hadir untuk anak SD kelas 3–6, sedangkan ISO ditujukan bagi anak usia TK hingga kelas 2 SD. Keduanya memadukan bacaan dengan aktivitas edukatif yang melibatkan anak, guru, sekolah, dan orang tua.
Sejak 2024, CIA dan ISO menjadi mitra Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mendukung penguatan literasi PAUD dan SD.
Ada Bazar Buku hingga Lomba Anak
CIA Fest 2026 menghadirkan berbagai aktivitas literasi, mulai dari belasan perlombaan, kegiatan edukatif, hingga Bazar Buku Rakyat (BBR) hasil kolaborasi dengan Taka Library.
BBR menyediakan ribuan buku anak dan keluarga dengan harga terjangkau.
Festival juga menghadirkan Piknik Hanya Untuk Guru yang mempertemukan sekitar 300 guru dari wilayah Jabodetabek.
Sementara sekitar 500 anak PAUD dari komunitas di kawasan Angke, Marunda, dan Cilincing ikut menikmati rangkaian kegiatan festival.
Anak-anak juga mendapat kesempatan terlibat dalam kegiatan sosial melalui Poster Dari Anak untuk Anak.
Sekitar 200 anak dari sekolah umum dan 100 anak dari SLB membuat karya yang menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak terdampak bencana di Sumatra. Karya tersebut selanjutnya akan dilelang untuk pengumpulan donasi.
30.000 Buku Tulis untuk Anak Terdampak Bencana
Dukungan terhadap kebutuhan belajar juga hadir melalui penyerahan 30.000 buku tulis pada pembukaan CIA Fest 2026.
Buku tulis tersebut akan disalurkan ke wilayah terdampak melalui Dinas Pendidikan setempat. Donasi secara simbolis diserahkan kepada perwakilan Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Dukungan tersebut diberikan SiDU sebagai bagian dari kontribusi untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar anak.
Endang Nugrahani, Bunda Literasi dan Bunda PAUD DKI Jakarta, mengajak orang tua dan guru menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan.
“Jangan sampai membaca hanya dipandang sebagai kewajiban dan tugas sekolah semata. Mari kita jadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian anak-anak,” ujarnya.
Pendiri Majalah CIA Stefanie Augustin mengatakan anak juga dapat mengambil bagian dalam aksi membantu sesama.
“Melalui CIA Fest, kami ingin menunjukkan bahwa anak pun dapat mengambil peran untuk membantu anak lainnya,” kata Stefanie.
CIA Fest 2026 masih berlangsung hingga Minggu (4/10/2026) di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. (Rnie)



