Mengenal Kandungan Nutrisi Almond dan Manfaatnya bagi Kesehatan
2 mins read

Mengenal Kandungan Nutrisi Almond dan Manfaatnya bagi Kesehatan

1 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Kacang almond merupakan salah satu bahan pangan yang dikenal memiliki kandungan nutrisi beragam. Dalam satu porsi kecil, almond menyediakan protein nabati, serat, lemak tak jenuh, serta vitamin dan mineral yang dapat melengkapi kebutuhan gizi harian.

Kacang ini juga praktis dikonsumsi sebagai camilan maupun diolah menjadi pelengkap berbagai hidangan. Namun, karena kandungan lemak dan kalorinya cukup tinggi, ukuran porsi tetap perlu diperhatikan.

Ahli gizi dan spesialis kesehatan saluran pencernaan, Molly Pelletier, RDN, menyebut almond sebagai sumber nutrisi yang mencakup protein nabati, serat, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral.

Kandungan gizi dalam satu porsi almond

Satu ons almond atau sekitar 23 butir mengandung kurang lebih 164 kalori dan 6 gram protein. Selain itu, terdapat magnesium, vitamin B2, serta vitamin E.

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Sementara itu, lemak tak jenuh dalam almond dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung apabila menggantikan sumber lemak jenuh.

Kandungan protein dan seratnya juga membantu memberikan rasa kenyang. Meski begitu, konsumsi almond tidak secara otomatis menurunkan berat badan. Pengelolaan berat badan tetap bergantung pada keseimbangan asupan energi, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehari-hari.

Peran serat bagi kesehatan pencernaan

Serat merupakan salah satu komponen penting dalam almond. Asupan serat yang cukup membantu menjaga fungsi saluran pencernaan, termasuk mendukung keteraturan buang air besar.

Serat juga dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme baik di dalam usus. Oleh sebab itu, almond bisa menjadi salah satu sumber serat dalam pola makan yang juga mencakup sayuran, buah, dan biji-bijian utuh.

Penelitian mengenai konsumsi almond dalam jumlah sekitar 45–50 gram per hari turut mengeksplorasi kaitannya dengan kesehatan usus dan metabolisme. Hasil penelitian pada kelompok tertentu tidak dapat langsung dijadikan rekomendasi untuk semua orang.

Pilihan camilan yang mudah dikreasikan

Almond tersedia dalam berbagai bentuk, seperti mentah, panggang, dan selai. Kacang ini dapat dinikmati langsung atau ditambahkan ke dalam oatmeal, yogurt, salad, maupun smoothie bowl.

Untuk menjaga kualitas pola makan, konsumen dapat memilih almond tanpa tambahan gula dan garam berlebihan. Porsi sekitar satu ons dapat menjadi acuan awal, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan energi masing-masing.

Almond tetap perlu dihindari oleh orang yang memiliki alergi terhadap kacang pohon. Dengan memperhatikan porsi dan kondisi kesehatan, almond dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi pola makan bergizi seimbang. (Nda)