
Di Balik Keandalan Penerbangan, Pelita Air Perkuat Ekosistem Perawatan Pesawat
Lanskap.id, Jakarta – Keandalan penerbangan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan awak dan pelayanan di dalam kabin. Pemeliharaan pesawat, dukungan teknis, ketersediaan suku cadang, serta kompetensi tenaga ahli menjadi bagian penting yang bekerja di balik kelancaran operasional maskapai.
Pelita Air memperkuat aspek tersebut melalui kerja sama dengan MTU Maintenance dan KarbonMRO. Kolaborasi yang diresmikan dalam ajang MRO Asia-Pacific 2026 di Singapura ini diarahkan untuk mendukung perawatan armada Airbus A320 sekaligus mengembangkan kapabilitas teknis.
Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, menyebut kerja sama tersebut sebagai upaya menggabungkan kompetensi berbagai pihak untuk menjaga kesiapan pesawat.
Menurut Faik, akses terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis menjadi bagian penting dalam memastikan armada berada dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan pelanggan.
Perawatan Mesin dan Dukungan Teknis
Kerja sama dengan MTU Maintenance disepakati untuk jangka waktu tiga tahun. Lingkupnya berfokus pada perawatan mesin CFM56-5B yang menggerakkan 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air.
President & CEO MTU Maintenance, Gert Wagner, menyatakan dukungan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam membantu menjaga keandalan armada Pelita Air.
Ia juga menyoroti pertumbuhan pasar penerbangan di kawasan Asia-Pasifik yang perlu diikuti perhatian terhadap kebutuhan pelanggan dan kualitas layanan.
Sementara itu, kerja sama dengan KarbonMRO membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat. Nota kesepahaman kedua pihak mencakup pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas, serta dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.
Co-Founder & Managing Director KarbonMRO, Kevin Teoh, melihat kolaborasi tersebut sebagai kesempatan untuk memadukan kemampuan kedua perusahaan dalam mendukung pengembangan pemeliharaan mesin pesawat di kawasan.
Pengembangan Tenaga Ahli Perawatan Pesawat
Selain dukungan teknis dan operasional, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam kerja sama dengan KarbonMRO.
Kevin berharap pertukaran pengetahuan dapat membantu menyiapkan generasi profesional yang memiliki keterampilan di bidang pemeliharaan mesin pesawat.
Aspek ini penting karena perawatan pesawat membutuhkan tenaga ahli dengan kompetensi khusus, perencanaan jangka panjang, serta pemahaman terhadap standar teknis dan keselamatan penerbangan.
Kepercayaan Pelanggan Dimulai dari Kesiapan Armada
Bagi Pelita Air, penguatan ekosistem perawatan armada berkaitan langsung dengan upaya menjaga kepercayaan pelanggan. Kesiapan pesawat menjadi salah satu faktor pendukung ketepatan waktu operasional atau On-Time Performance (OTP), sekaligus bagian dari komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Faik Fahmi menegaskan bahwa pelanggan membutuhkan lebih dari sekadar tiket penerbangan. Mereka juga mengharapkan kepastian dan ketenangan dalam menjalankan rencana perjalanan.
Karena itu, Pelita Air terus menjaga kesiapan armada melalui dukungan teknis dan kolaborasi dengan mitra yang memiliki kompetensi di bidang perawatan pesawat.
Kerja di dalam hanggar mungkin tidak terlihat oleh penumpang. Namun, pemeliharaan mesin, kesiapan tenaga ahli, dan dukungan fasilitas menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan setiap perjalanan udara. (Hnd)



