
Satu Dekade BBW di Indonesia: Ketika Buku Menjadi Ruang Pertemuan dan Pengetahuan
Lanskap, Tangerang – Sepuluh tahun perjalanan Big Bad Wolf Books di Indonesia akan mencapai puncaknya di Jakarta. Melalui BBW Jakarta 2026, jutaan buku akan kembali dibawa ke ruang publik dengan akses tanpa biaya masuk dan waktu kunjungan selama 24 jam.
Gelaran tersebut berlangsung pada 28 Oktober–1 November 2026 di ICE BSD Hall 2–3A, Tangerang.
Bagi BBW, satu dekade di Indonesia bukan sekadar perjalanan sebuah bazar buku. Kehadirannya di sejumlah kota menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap buku internasional dengan harga yang lebih terjangkau.
Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, menyebut Jakarta sebagai puncak perayaan perjalanan tersebut.
“Sepuluh tahun perjalanan BBW di Indonesia adalah perjalanan yang kami bangun bersama masyarakat,” ujarnya.
Jutaan buku akan hadir dalam BBW Jakarta 2026 dengan berbagai penawaran, termasuk diskon hingga 90 persen. Konsep 24 jam juga memberikan ruang bagi pengunjung untuk datang pada waktu yang lebih fleksibel.
Founder Big Bad Wolf Books, Andrew Yap, mengatakan perjalanan BBW di Indonesia bermula dari gagasan sederhana untuk membuat buku lebih mudah diakses.
Sepuluh tahun kemudian, menurutnya, BBW telah menjangkau pembaca di berbagai kota.
Perayaan satu dekade tersebut juga memperlihatkan bagaimana buku anak ditempatkan sebagai bagian penting dari ekosistem literasi keluarga.
BBW Jakarta 2026 menggandeng Little Ummah, koleksi buku anak internasional yang membawa cerita mengenai nilai dan adab Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Author and Co-Founder Sidr Productions, Dr. Nousheen Zakaria, melihat buku sebagai medium untuk memperkenalkan nilai kepada anak tanpa harus terasa menggurui.
“Buku anak bukan hanya tentang cerita yang menyenangkan, tetapi juga tentang nilai-nilai yang dapat mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Di sisi lain, dukungan BCA dan Lion Parcel memperlihatkan bahwa ekosistem literasi tidak berdiri sendiri. Akses terhadap buku juga membutuhkan dukungan sistem pembayaran, distribusi, dan logistik agar buku dapat menjangkau lebih banyak pembaca.
BCA hadir sebagai Official Bank Partner dengan sejumlah program bagi nasabah, termasuk diskon tambahan pada BCA Day, 28 Oktober 2026.
Sementara Lion Parcel mendukung aspek distribusi dengan jaringan logistik yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia.
Jakarta kemudian menjadi titik temu seluruh rangkaian tersebut. Selama lima hari, masyarakat tidak hanya diajak berburu buku, tetapi juga merayakan perjalanan satu dekade sebuah gerakan yang menempatkan buku sebagai pintu menuju pengetahuan, imajinasi, dan gagasan.
Melalui misi “Ubah Dunia, Satu Buku Setiap Waktu”, BBW Jakarta 2026 menjadi penanda satu dekade perjalanan sekaligus ajakan untuk terus menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan. (Firda)



