Sunscreen dan Gaya Hidup Aktif: Mengapa Kebutuhan Perlindungan UV Semakin Personal?
3 mins read

Sunscreen dan Gaya Hidup Aktif: Mengapa Kebutuhan Perlindungan UV Semakin Personal?

5 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Pagi belum terlalu tinggi ketika sebagian orang sudah memulai aktivitas. Ada yang berlari, mengikuti kelas pilates, bekerja dari kafe, membaca buku, atau sekadar menikmati udara pagi sebelum menjalani rutinitas yang lebih padat.

Di antara berbagai persiapan tersebut, ada satu langkah yang semakin sering masuk ke dalam rutinitas: menggunakan sunscreen.

Perlindungan dari sinar ultraviolet (UV) kini perlahan bergeser dari sesuatu yang dianggap sebagai pelengkap menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Perubahan itu tidak lepas dari gaya hidup masyarakat yang semakin aktif.

Sunscreen tidak lagi hanya dibutuhkan ketika seseorang pergi ke pantai atau menghabiskan waktu seharian di luar ruangan. Pagi sebelum berangkat kerja, sebelum berolahraga, hingga sebelum menggunakan makeup, semuanya menghadirkan kebutuhan perlindungan yang berbeda.

Setiap Aktivitas Membutuhkan Pertimbangan Berbeda

Bagi Vina Yolanda, Brand Manager Wardah Sunscreen, perubahan gaya hidup tersebut ikut memengaruhi cara konsumen memilih sunscreen.

“Early mornings, active living, dan self-care kini menjadi bagian dari gaya hidup,” ujarnya.

Namun, satu produk belum tentu cocok untuk semua situasi.

Aktivitas luar ruangan, kondisi kulit, penggunaan kosmetik, hingga perawatan kulit tertentu dapat memengaruhi pilihan perlindungan yang dibutuhkan.

Karena itu, pembahasan mengenai sunscreen perlahan bergeser dari sekadar “perlu atau tidak” menjadi “mana yang sesuai dengan kebutuhan”.

Melihat Perlindungan UV dengan Cara yang Lebih Nyata

Konsep Wardah A.M. Club mencoba membawa pembahasan tersebut ke dalam pengalaman yang lebih dekat dengan konsumen.

Salah satunya melalui kamera UV.

Dengan perangkat tersebut, pengguna dapat melihat area wajah yang telah mendapatkan perlindungan sunscreen dan bagian yang masih rentan terhadap paparan sinar UV.

Ada sesuatu yang berbeda ketika edukasi tidak hanya disampaikan lewat kata-kata, tetapi dapat dilihat secara langsung.

Teknologi AI juga digunakan untuk menghubungkan kondisi kulit dengan kebiasaan dan aktivitas pengguna sebelum memberikan rekomendasi produk.

Sementara melalui simulasi laboratorium, konsumen diperkenalkan pada berbagai karakteristik sunscreen, mulai dari tekstur, hasil akhir, ketahanan terhadap air, hingga kebutuhan penggunaan ulang.

Dari Lari hingga Pilates

A.M. Club tidak berhenti pada edukasi.

Konsep ini juga hadir bersama berbagai aktivitas pagi seperti lari, pilates, membaca, dan kegiatan komunitas.

Sejumlah komunitas olahraga dan gaya hidup dilibatkan untuk memperlihatkan bahwa perlindungan UV sebenarnya sangat dekat dengan rutinitas yang dijalani setiap hari.

Dari sini, sunscreen terasa bukan lagi sebagai sesuatu yang hanya muncul dalam percakapan soal kecantikan.

Ia menjadi bagian dari gaya hidup aktif.

Empat Karakter, Empat Cara Menjalani Hari

Wardah juga memperkenalkan empat A.M. Club Icons yang merepresentasikan karakter berbeda.

Yuki Kato membawa karakter Explore, Sivia sebagai Sporty, Agatha Pricilla sebagai Beauty, dan Tantri Namirah sebagai On Trend.

Keempat karakter tersebut menggambarkan bagaimana perlindungan kulit dapat hadir dalam berbagai cara.

Ada yang mengejar pengalaman baru, aktif berolahraga, memperhatikan kecantikan, atau mengikuti perkembangan tren.

Namun semuanya memiliki satu kesamaan: kebutuhan untuk mempersiapkan diri sebelum menjalani aktivitas.

Agatha Pricilla melihat persiapan sebagai bagian dari keberanian untuk mencoba hal baru.

“Fearless adalah tetap berani memulai dan mencoba. Dengan persiapan dan perlindungan yang tepat dari Wardah Sunscreen UV Shield, kita bisa terus mengeksplorasi hal baru tanpa kehilangan rasa nyaman,” ujarnya.

Pada akhirnya, sunscreen bukan sekadar tentang produk yang ditempelkan pada kulit sebelum keluar rumah.

Ia menjadi bagian dari cara seseorang mempersiapkan diri menjalani hari.

Dan ketika gaya hidup terus bergerak, perlindungan kulit pun ikut menemukan tempatnya—bukan hanya di meja rias, tetapi juga di tas olahraga, meja kerja, dan berbagai perjalanan kecil yang dimulai sejak pagi. (Hnd)