MPLS Ramah Menjadi Langkah Awal Membangun Karakter Peserta Didik di Lingkungan Sekolah
1 min read

MPLS Ramah Menjadi Langkah Awal Membangun Karakter Peserta Didik di Lingkungan Sekolah

1 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 57 Jakarta menjadi salah satu contoh penerapan pendekatan tersebut. Sebanyak 216 murid baru mengikuti berbagai kegiatan interaktif yang dirancang untuk membantu proses adaptasi sekaligus membangun rasa percaya diri sejak hari pertama masuk sekolah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menjelaskan bahwa MPLS tahun ini tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur lebih awal.

Menurutnya, pembentukan karakter memerlukan sinergi antara sekolah dan keluarga karena kebiasaan positif tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan rumah.

SMP Negeri 57 Jakarta memastikan seluruh rangkaian MPLS berlangsung tanpa perpeloncoan, perundungan, maupun kekerasan. Kegiatan seperti permainan kelompok, ice breaking, pengenalan lingkungan sekolah, hingga pendampingan oleh OSIS menjadi bagian dari strategi menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik baru.

Pendekatan tersebut juga mendapat dukungan dari para orang tua yang berharap lingkungan sekolah mampu membantu perkembangan akademik sekaligus membentuk karakter anak.

Melalui implementasi MPLS Ramah, Kemendikdasmen berharap seluruh satuan pendidikan di Indonesia menghadirkan masa orientasi yang lebih edukatif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter sehingga hari pertama sekolah menjadi pengalaman positif bagi setiap peserta didik. (Rnie)