
Pentingnya Produk Halal, UIA Edukasi Jamaah Masjid Al-Muhajirin Bekasi
Lanskap, Bekasi – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi produk halal terus menjadi perhatian berbagai pihak. Sebagai upaya meningkatkan pemahaman umat mengenai gaya hidup halal, Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Penyuluhan Urgensi Pengamalan Produk Halal” di Masjid Raya Al-Muhajirin, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Sofia Fahrany, S.Sos.I., M.A., yang merupakan staf Divisi Kerja Sama P3H, Penyelia Halal AHC BPJPH-MUI, sekaligus dosen Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam UIA.
Dalam pemaparannya, Sofia menjelaskan bahwa memilih produk halal bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban agama, tetapi juga merupakan bentuk kepatuhan kepada Allah SWT, menjaga kesehatan, serta mendukung keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Memilih produk halal adalah bentuk ketaatan, menjaga kesehatan, dan wujud cinta pada sesama muslim. Halal bukan sekadar label, melainkan jaminan kebaikan, kebersihan, dan keberkahan bagi yang mengonsumsinya,” ujar Sofia.
Materi penyuluhan membahas berbagai aspek penting terkait produk halal, mulai dari pengertian dan landasan hukum dalam Islam, manfaat mengonsumsi produk halal, hingga cara mengenali produk yang telah memenuhi standar kehalalan. Peserta juga diberikan panduan praktis untuk memastikan kehalalan produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, masyarakat diajak memahami pentingnya peran umat Islam dalam mendukung penguatan ekosistem halal nasional. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kesadaran kolektif terhadap produk halal dinilai mampu memperkuat daya saing industri halal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari jamaah Masjid Raya Al-Muhajirin. Para peserta aktif berdiskusi dan menggali informasi mengenai produk halal yang kini semakin beragam di pasaran.
Melalui kegiatan ini, UIA berharap budaya sadar halal dapat semakin mengakar di tengah masyarakat. Dengan memahami pentingnya mengonsumsi produk halal dan baik (halalan thayyiban), masyarakat diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih sehat, berkah, dan bermartabat. (Hnd)



