
25 Tahun President University: Dari Cikarang Menuju Panggung Global
Lanskap, Cikarang – President University merayakan Dies Natalis ke-25 sebagai momentum penting dalam perjalanan panjangnya mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global.
Selama lebih dari dua dekade, President University konsisten mempertahankan visinya: menghadirkan pendidikan berstandar internasional yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter, pola pikir global, serta kesiapan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
Sejak berdiri pada tahun 2001, kampus ini telah mengadopsi sistem pembelajaran berbahasa Inggris dan menghadirkan lingkungan multikultural dengan mahasiswa dari berbagai negara. Hal ini menjadi fondasi kuat dalam membangun lulusan yang adaptif, komunikatif, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Menelusuri Sejarah, Meneguhkan Arah
Sebagai bagian dari refleksi perjalanan tersebut, President University menggelar sesi book review buku Kampus Meretas Batas karya Dr. J. Satrijo Tanudjojo.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk menengok kembali perjalanan, gagasan, serta keberanian dalam membangun sistem pendidikan yang visioner sejak awal berdiri.
Pendiri President University, SD Darmono, menyampaikan bahwa memahami sejarah adalah kunci untuk menentukan arah masa depan.
“Tanpa mengenal sejarah, kita tidak akan tahu ke mana arah dan cita-cita yang ingin dicapai,” ujarnya.
Senada dengan itu, Satrijo menegaskan bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi fondasi untuk membangun identitas masa depan institusi.
Merayakan Keberagaman dalam Semangat Kebersamaan
Perayaan Dies Natalis ke-25 juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mempererat hubungan antar civitas akademika dalam suasana yang hangat dan inklusif.
Salah satu yang paling menarik adalah President University International Dinner (PUID) dan President University Nusantara Dinner (PUND) Special Edition.
Dalam PUID bertema A Taste of Kenya, mahasiswa asal Kenya menghadirkan langsung hidangan khas negaranya sekaligus berbagi cerita budaya di balik setiap sajian. Sementara itu, PUND menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara dari berbagai daerah seperti Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Bali.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga merasakan pengalaman lintas budaya yang autentik.
Selain itu, kegiatan sosial seperti donor darah juga menjadi bagian dari rangkaian acara, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Puncak Perayaan yang Penuh Energi
Puncak acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan dari komunitas mahasiswa. Mulai dari pertunjukan dance yang energik, tarian budaya internasional, hingga penampilan vokal yang memukau.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran penyanyi Dere yang membawakan lagu-lagu andalannya, menjadi penutup yang berkesan dalam perayaan ini.
Tak hanya itu, international bazaar yang menghadirkan beragam kuliner dan kerajinan dari berbagai negara dan daerah turut menambah semarak suasana.
Melangkah ke Depan
Perayaan 25 tahun ini bukan sekadar mengenang perjalanan, tetapi juga menjadi penegasan komitmen President University untuk terus menghadirkan pendidikan yang inovatif, relevan, dan berorientasi global. (Hnd)



