Dari Forum LK2 HMI Bogor: Suara Mahasiswa untuk Kemajuan Desa

Dari Forum LK2 HMI Bogor: Suara Mahasiswa untuk Kemajuan Desa

Lanskap, Bogor  – Kegiatan Latihan Kader 2 (LK2) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor berlangsung dengan penuh semangat di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, Ciawi, Kabupaten Bogor. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, termasuk salah satu agenda penting yaitu presentasi Social Reality Task (SRT).

SRT merupakan tugas wajib bagi peserta LK2 sebagai salah satu syarat kelulusan. Melalui tugas ini, para kader ditantang untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi mereka.

Salah satu peserta, Ade Rahman dari Komisariat Institut Ummul Quro Al-Islami Cabang Kota Bogor, dalam presentasinya mengajak mahasiswa untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan kepemudaan di lingkungan masing-masing. Ia menyoroti masih kurangnya perhatian terhadap pemuda desa, khususnya mahasiswa, yang berdampak pada minimnya kontribusi mereka dalam pembangunan desa.

“Ada potensi besar dari pemuda desa yang belum sepenuhnya terwadahi. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita semua untuk berkontribusi,” ungkap Ade dalam pemaparannya.

Koordinator Master of Training (MOT) menjelaskan bahwa SRT bukan sekadar tugas formalitas, melainkan sarana untuk melihat sejauh mana kader HMI mampu memahami realitas sosial serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan kritis.

Di akhir presentasinya, Ade menegaskan bahwa kader LK2 tidak boleh hanya aktif di lingkup internal organisasi. Lebih dari itu, mereka juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.

“Sebagai kader HMI, kita punya tanggung jawab untuk mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan tujuan HMI dalam membentuk insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam,” tutupnya. (Hnd)