Wayang Café Hadirkan Konsep Kopitiam di Mercure Jakarta Gatot Subroto
2 mins read

Wayang Café Hadirkan Konsep Kopitiam di Mercure Jakarta Gatot Subroto

4 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Budaya minum kopi terus berkembang mengikuti gaya hidup masyarakat urban. Kopi tidak hanya menjadi minuman untuk mengawali hari, tetapi juga menemani pertemuan, pekerjaan, maupun waktu bersantai.

Melihat perubahan tersebut, Mercure Jakarta Gatot Subroto menghadirkan Wayang Café dengan konsep Kopitiam yang memadukan karakter kuliner Asia Tenggara, cita rasa lokal, dan pendekatan modern.

Wayang Café berlokasi di Jl. Gatot Subroto No. Kav. 1, Jakarta Selatan 12790. Letaknya yang dekat dengan Pancoran membuat café ini berada tidak jauh dari sejumlah kawasan aktivitas bisnis Jakarta, termasuk Kuningan, Mega Kuningan, Sudirman, dan SCBD.

Konsep Kopitiam dengan Sentuhan Lokal

Kopitiam dikenal sebagai bagian dari budaya kuliner Asia Tenggara. Selain menyediakan kopi dan makanan, kedai kopi tersebut secara tradisional menjadi tempat masyarakat bertemu dan berbincang.

Wayang Café membawa karakter tersebut ke dalam suasana yang lebih modern.

Konsep casual yang dihadirkan memungkinkan café digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari menikmati kopi, mengambil waktu istirahat, hingga mengadakan pertemuan informal.

Tempat ini juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas maupun pertemuan asosiasi dengan suasana yang lebih santai.

Wayang Café Hadirkan Konsep Kopitiam di Mercure Jakarta Gatot Subroto

Pilihan Menu dari Kopi hingga Mee Mamak

Wayang Café menyediakan sejumlah pilihan menu yang dapat dinikmati sepanjang hari.

Pilihan tersebut mencakup kopi dan minuman non-kopi, pastry, cakes, gelato, serta light bites.

Salah satu menu yang ditawarkan adalah Mee Mamak, sajian mi dengan seafood yang mengandalkan cita rasa rempah khas Melayu.

Ada pula Kopi Butter Malaka, minuman berbahan kopi hitam yang dipadukan dengan butter untuk menghasilkan rasa yang berbeda.

Ragam menu tersebut melengkapi konsep Kopitiam yang dihadirkan Wayang Café sekaligus memberikan pilihan bagi pengunjung yang ingin sarapan, beristirahat, atau sekadar menikmati waktu santai.

Dirancang untuk Pertemuan Skala Kecil

Wayang Café memiliki kapasitas sekitar 30 orang. Dengan kapasitas tersebut, ruang café dibuat untuk menghadirkan suasana yang lebih intimate dan approachable.

General Manager Mercure Jakarta Gatot Subroto Koko Baskoro mengatakan konsep Wayang Café dibangun dengan perhatian pada pengalaman pengunjung, bukan hanya menu yang disajikan.

Sementara itu, Assistant Marketing Communication Manager Mercure Jakarta Gatot Subroto Tria Anggraeni mengatakan Wayang Café membawa semangat Kopitiam ke dalam keseharian Jakarta sebagai tempat untuk bertemu dan menikmati waktu secara lebih santai.

Melengkapi Pengalaman Kuliner Hotel

Wayang Café menjadi bagian dari pilihan Food & Beverage di Mercure Jakarta Gatot Subroto.

Selain Wayang Café, terdapat White Rock Terrace, Batavia, Flora, dan Grand Café yang hadir dengan konsep berbeda.

Kehadiran Wayang Café memperluas pilihan ruang kuliner bagi tamu hotel maupun masyarakat umum di kawasan Jakarta Selatan.

Dengan konsep Kopitiam yang dipadukan dengan sentuhan modern dan cita rasa lokal, Wayang Café menawarkan tempat untuk menikmati kopi sekaligus menjalani aktivitas dengan suasana yang lebih santai. (Rnie)