Satu Dekade di Industri Hospitality, Tedi Andika Ruslan Kembangkan Strategi Marketing dan Komunikasi Merek
3 mins read

Satu Dekade di Industri Hospitality, Tedi Andika Ruslan Kembangkan Strategi Marketing dan Komunikasi Merek

3 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Sepuluh tahun berkarier di bidang Sales & Marketing membawa Tedi Andika Ruslan melewati beragam fungsi dalam industri hospitality, mulai dari operasional dan penjualan hingga pemasaran, pengelolaan merek, serta public relations. Kini, ia melanjutkan perjalanan profesionalnya sebagai Marketing Communication Manager di PrimeBiz Hotel Cikarang.

Pengalaman di sejumlah perusahaan dan properti perhotelan, termasuk Bukit Rancamaya Residence, Darmawan Park, favehotel Jababeka, Sakura Park Hotel & Residence, Zuri Express Lippo Cikarang, Sparkslife by ARTOTEL, dan Ascott Indonesia, menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensinya.

Perjalanan lintas fungsi tersebut mempertemukan dua aspek penting dalam bisnis hospitality: kebutuhan komersial dan pengalaman pelanggan. Strategi penjualan dan pemasaran, menurut perspektif yang dibagikan Tedi, tidak dapat dilepaskan dari kepercayaan, konsistensi komunikasi, dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan maupun mitra.

Membangun hubungan sebagai bagian dari strategi pemasaran

Bagi Tedi, satu dekade berkarier bukan hanya tentang pencapaian target atau perkembangan jabatan, melainkan juga proses memahami kebutuhan pasar dan membangun relasi yang berkelanjutan.

“Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa pemasaran bukan hanya tentang menjual produk atau mencapai target, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, menjaga hubungan, memahami kebutuhan pelanggan, dan menciptakan nilai melalui setiap strategi yang dijalankan,” ujarnya.

Ia juga memandang kemampuan beradaptasi sebagai bagian penting dari perkembangan profesional. Perubahan perilaku konsumen, perkembangan kanal digital, dan kebutuhan komunikasi yang semakin beragam menuntut praktisi pemasaran untuk terus memperbarui pendekatan.

Dalam konteks hospitality, strategi komunikasi perlu terhubung dengan karakter merek, kualitas layanan, serta ekspektasi pelanggan. Konsistensi di berbagai titik interaksi menjadi salah satu faktor yang membantu membentuk persepsi terhadap sebuah hotel.

Aktivasi merek dan keterlibatan komunitas

Pengalaman Tedi di FOX LITE Hotel Majalaya, saat menjalankan peran di bidang Marketing & Brand Management, mencakup keterlibatan dalam komunikasi sejumlah kegiatan, seperti Push Bike Event, Majalaya Fun Run, penanaman 1.500 bibit pohon, aktivasi komunitas olahraga, serta promosi produk untuk segmen keluarga.

Kegiatan tersebut menggambarkan penerapan pemasaran berbasis pengalaman atau experiential marketing. Melalui aktivitas yang dekat dengan minat masyarakat, merek memiliki kesempatan untuk membangun interaksi yang lebih langsung dengan audiens.

Bagi bisnis perhotelan, pendekatan ini dapat menjadi pelengkap promosi konvensional. Kegiatan komunitas, kolaborasi dengan mitra, dan program yang relevan dengan lingkungan sekitar dapat membuka ruang interaksi sekaligus memperluas jangkauan komunikasi merek.

Melanjutkan karier di PrimeBiz Hotel Cikarang

Saat ini, Tedi bertugas sebagai Marketing Communication Manager di PrimeBiz Hotel Cikarang. Peran tersebut menempatkannya di kawasan Cikarang, salah satu wilayah aktivitas bisnis dan industri di Kabupaten Bekasi.

Penguatan komunikasi pemasaran, pengembangan citra merek, serta perluasan jaringan dengan media, komunitas, dan mitra bisnis menjadi area yang berkaitan dengan peran komunikasi hotel. Kolaborasi lintas pihak juga dapat menjadi sarana untuk membangun hubungan dengan pasar dan masyarakat sekitar.

Dengan pengalaman di bidang penjualan, pemasaran, pengelolaan merek, dan public relations, Tedi memasuki fase baru dalam perjalanan profesionalnya. Satu dekade pengalaman menjadi landasan untuk terus mengembangkan kompetensi dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan industri hospitality yang terus berubah. (Hnd)