Ketika Seni dan Kepercayaan Diri Bertemu di Gebyar Latika Bogor
2 mins read

Ketika Seni dan Kepercayaan Diri Bertemu di Gebyar Latika Bogor

0 Kali Dibaca

Lanskap, Bogor – Perayaan kemerdekaan tidak selalu hadir dalam bentuk upacara dan perlombaan. Di Botani Square Bogor, semangat HUT ke-81 Republik Indonesia dirayakan melalui perjumpaan antara seni budaya, edukasi perawatan diri, dan ekspresi masyarakat.

Gebyar Latika yang berlangsung Minggu (30/8/2026) menghadirkan sejumlah sanggar tari dan peserta dari berbagai kecamatan di Kota Bogor. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Bagi Dedie, panggung seni bukan sekadar hiburan. Di dalamnya terdapat ruang untuk menjaga kebudayaan sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tampil dan membangun keberanian.

β€œIni bukan sekadar merayakan keberhasilan, melainkan bentuk kepedulian untuk mengajak peran serta sanggar tari dan peserta dari berbagai kecamatan dalam merayakan HUT ke-81 RI,” ujarnya.

Panggung untuk Mengenal Budaya

Keterlibatan sanggar tari dari berbagai wilayah memberikan warna tersendiri dalam Gebyar Latika.

Dedie berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan lebih luas keberagaman budaya Nusantara. Di saat yang sama, kesempatan tampil juga dapat membantu peserta mengembangkan kepercayaan diri.

Seni pada akhirnya bukan hanya tentang pertunjukan. Ada proses belajar, keberanian untuk tampil, serta pengalaman berinteraksi dengan orang lain yang ikut tumbuh di dalamnya.

Karena itu, ruang-ruang seperti Gebyar Latika dinilai penting agar seni dan budaya tetap memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

Merawat Diri, Membangun Percaya Diri

Di sisi lain, Latika Beauty Care membawa perspektif mengenai hubungan antara perawatan diri dan kepercayaan diri.

Direktur Utama Latika Beauty Care, Endang Setyadi, mengatakan kegiatan tersebut ingin menyampaikan pesan bahwa kecantikan dapat menjadi bagian dari cara seseorang mengekspresikan dirinya.

β€œJadi kami yakin bahwa ketika kita cantik, kita memiliki kepercayaan diri untuk mengekspresikan,” ujar Endang.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk merawat diri dan membangun rasa percaya diri.

Melalui kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat, Latika Beauty Care berharap dapat menghadirkan pengalaman perawatan sekaligus mendorong lahirnya ekspresi-ekspresi positif.

Merayakan Kemerdekaan dengan Ekspresi Positif

Gebyar Latika memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat mengambil banyak bentuk.

Ada seni yang menjaga ingatan budaya, ada anak-anak dan peserta yang belajar berani tampil, serta ada pesan mengenai pentingnya menghargai dan merawat diri.

Ketiganya bertemu dalam satu ruang yang sama: masyarakat.

Di tengah kota yang terus berkembang, ruang semacam ini menjadi penting. Sebab, kemajuan bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat memiliki kesempatan untuk berkarya, mengenal budayanya, dan tumbuh dengan kepercayaan diri.

Gebyar Latika pun menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang membawa pesan sederhana: merawat budaya, merawat diri, dan memberikan ruang bagi setiap orang untuk mengekspresikan hal-hal positif. (Rnie)