
FJGS 2026 Lampaui Target, Festival Belanja Dinilai Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Pariwisata Jakarta
Lanskap, Jakarta – Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 menutup penyelenggaraannya dengan capaian transaksi sebesar Rp16,8 triliun, melampaui target Rp16 triliun atau tumbuh sekitar lima persen. Angka tersebut memperlihatkan bahwa festival belanja masih menjadi instrumen efektif dalam menggerakkan konsumsi domestik sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan dan pariwisata perkotaan.
Diselenggarakan oleh APPBI DPD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, FJGS melibatkan 104 pusat perbelanjaan yang menghadirkan promosi ritel, hiburan, aktivitas komunitas, hingga program loyalitas konsumen melalui e-ShopperCard.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini tidak hanya dipengaruhi diskon dan promosi, tetapi juga didukung momentum libur sekolah, Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, serta meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim liburan.
Ketua Pelaksana FJGS 2026, Mualim Wijoyo, menilai keberhasilan festival merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola pusat perbelanjaan, tenant, sponsor, media, dan masyarakat.

Dari perspektif ekonomi perkotaan, FJGS memperlihatkan bagaimana pusat perbelanjaan kini bertransformasi menjadi ruang ekonomi sekaligus ruang sosial. Mall tidak lagi hanya menjadi lokasi transaksi, tetapi juga destinasi rekreasi, aktivitas komunitas, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan sektor perbankan dalam mempercepat transformasi pembayaran digital.
SEVP Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, mengungkapkan bahwa hingga Semester I 2026, aplikasi balé by BTN telah memiliki lebih dari 4,3 juta pengguna, didukung ekosistem lebih dari 344 ribu merchant, 14 ribu developer, serta kerja sama dengan 59 pemerintah daerah.
Per Juni 2026, jumlah transaksi melalui balé by BTN meningkat 41,6 persen secara tahunan menjadi 2,63 miliar transaksi, sementara nilai transaksi tumbuh 55,3 persen menjadi Rp134 triliun.
Data tersebut menunjukkan bahwa festival belanja kini tidak hanya berdampak terhadap sektor ritel, tetapi juga menjadi katalis percepatan digitalisasi sistem pembayaran nasional.
Ke depan, APPBI berharap semangat kolaborasi yang dibangun melalui FJGS dapat terus memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global yang memiliki ekosistem perdagangan, investasi, dan pariwisata yang semakin kompetitif menjelang usia lima abad Kota Jakarta. (Cmy)



