Finalis Termuda, Edgina Jade Sutarjantono Raih Dua Penghargaan di Duta Muslimah Preneur 2026

Finalis Termuda, Edgina Jade Sutarjantono Raih Dua Penghargaan di Duta Muslimah Preneur 2026

Lanskap, Jakarta – Edgina Jade Sutarjantono (18), finalis termuda perwakilan Jawa Barat 1, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Duta Muslimah Preneur Nasional 2026. Ia meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Juara Favorit dan Duta Sosial Media, serta masuk dalam jajaran Top 10 nasional dari total peserta perwakilan 22 provinsi.

Ajang yang diselenggarakan oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia ini merupakan agenda rutin tahunan yang pada 2026 menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional IPEMI. Kegiatan tersebut bertujuan mencetak generasi Muslimah muda yang memiliki jiwa kewirausahaan, berakhlak, dan berdaya saing.

Para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Mereka dituntut memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya berusia 17–30 tahun, memiliki atau merintis usaha, mampu membaca Al-Qur’an, serta memahami dasar kewirausahaan berbasis syariah.

Selain itu, penilaian juga mencakup aspek intelektual, komunikasi, kepribadian, hingga komitmen dalam mengembangkan usaha yang berdampak.

Sebagai peserta termuda, Edgina menunjukkan kemampuan adaptasi dan kepercayaan diri yang kuat di tengah persaingan dengan finalis yang memiliki pengalaman bisnis lebih matang. Ia justru memanfaatkan ajang tersebut sebagai ruang belajar.

Di luar kompetisi, Edgina aktif mengembangkan brand usahanya, Kina & Jade, yang memproduksi tas kulit dengan teknik batik tulis menggunakan canting langsung di atas kulit sapi. Usaha ini merupakan kelanjutan dari bisnis keluarga yang telah dirintis sejak 2011 dan telah menembus pasar internasional, termasuk Malaysia, Australia, Italia, dan Rusia.

Melalui produknya, Edgina berupaya mengangkat nilai budaya sekaligus menghadirkan karya yang fungsional dan bernilai seni.

Sejak kecil, ia telah menunjukkan ketertarikan pada dunia kreatif dan bisnis. Ia pernah merilis lagu anak berjudul “Selamat Tidur” saat masih duduk di bangku sekolah dasar, serta mulai berjualan produk sederhana seperti kue dan aksesori.

“Sebagai generasi muda, saya ingin menunjukkan bahwa bisnis itu menyenangkan dan bisa menjadi pilihan masa depan,” ujar Edgina. Ia menegaskan bahwa usia muda bukanlah hambatan untuk memulai.

Ke depan, Edgina berencana melanjutkan studi di BINUS University Bekasi sembari mengembangkan bisnisnya agar semakin dikenal luas. Melalui perannya sebagai Duta Sosial Media, ia juga berkomitmen menginspirasi generasi muda untuk berani memulai usaha sejak dini. (Hnd)