Emblem Baru DFSK Pertegas Identitas Kendaraan Komersial di PEVS 2026
3 mins read

Emblem Baru DFSK Pertegas Identitas Kendaraan Komersial di PEVS 2026

5 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Penguatan identitas produk menjadi salah satu langkah DFSK dalam mengembangkan bisnis kendaraan komersial di Indonesia. Melalui ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, PT Sokonindo Automobile memperkenalkan emblem baru yang secara khusus diterapkan pada lini kendaraan komersial DFSK.

Pembaruan tersebut menjadi pembeda visual untuk memperjelas karakter kendaraan komersial sesuai kebutuhan segmennya. DFSK menegaskan, perubahan emblem tidak mengubah identitas merek secara keseluruhan maupun komitmen perusahaan terhadap kualitas produk dan layanan pelanggan.

COO PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, menyampaikan bahwa kendaraan komersial memiliki posisi penting dalam mendukung aktivitas dan keberlangsungan bisnis pelanggan.

“Emblem baru ini menegaskan karakter lini kendaraan komersial DFSK dan membedakannya secara lebih jelas sesuai dengan kebutuhan segmennya. Bagi kami, kendaraan komersial bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian penting dari operasional dan keberlangsungan bisnis pelanggan,” ujar Franz.

Menurutnya, pengembangan identitas visual perlu berjalan seiring dengan karakter segmen pengguna, sementara kualitas produk, layanan purnajual, dan komitmen terhadap pelanggan tetap menjadi perhatian perusahaan.

Elektrifikasi dalam Portofolio Kendaraan Komersial

Salah satu produk yang menjadi bagian penting dari portofolio kendaraan komersial DFSK adalah Gelora E. Kendaraan listrik ini tersedia dalam varian Blind Van untuk pengangkutan barang dan distribusi, serta Minibus untuk kebutuhan transportasi penumpang.

DFSK Gelora E menawarkan pilihan baterai 38 kWh dan 42 kWh, dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer berdasarkan standar NEDC, bergantung pada varian. Kendaraan ini juga dilengkapi garansi baterai lima tahun atau 200.000 kilometer dan garansi kendaraan tiga tahun atau 120.000 kilometer, sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran Gelora E menunjukkan arah pengembangan kendaraan komersial DFSK yang turut merespons kebutuhan elektrifikasi. Bagi sektor usaha, kendaraan listrik menjadi salah satu alternatif untuk mendukung kegiatan distribusi dan mobilitas operasional.

Manufaktur Lokal dan Dukungan Pelanggan

Pengembangan bisnis DFSK di Indonesia didukung fasilitas manufaktur PT Sokonindo Automobile di Cikande, Banten. Fasilitas yang mulai beroperasi pada 2017 tersebut mengadopsi teknologi manufaktur modern, dengan sekitar 90 persen proses produksi didukung sistem robotik.

Selain proses produksi, perusahaan juga mengandalkan jaringan dealer dan layanan purnajual untuk mendukung pelanggan selama kendaraan digunakan. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasional kendaraan komersial di berbagai sektor usaha.

Penawaran Khusus di PEVS 2026

Dalam pameran PEVS 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, DFSK turut menawarkan program khusus untuk Gelora E dan E5 Plus.

Program tersebut mencakup subsidi trade-in Rp80 juta untuk Gelora E Blind Van dan Rp85 juta untuk Gelora E Minibus, serta wall charger dan instalasi gratis dengan panjang kabel hingga lima meter.

Tersedia pula program gratis perawatan berkala untuk EC Series selama lima tahun atau 200.000 kilometer, maksimal 10 kali perawatan dasar. Untuk DFSK E5 Plus, program perawatan gratis berlaku selama lima tahun atau 100.000 kilometer, maksimal 10 kali perawatan dasar termasuk suku cadang dan biaya jasa.

Seluruh penawaran mengikuti syarat dan ketentuan perusahaan. Pengunjung dapat memperoleh informasi lebih lanjut di booth DFSK, Hall B3, A15, JIExpo Kemayoran.

Pengenalan emblem baru tersebut menjadi bagian dari langkah DFSK memperjelas diferensiasi produk. Di tengah perubahan kebutuhan industri otomotif, perusahaan tetap mengandalkan pengembangan kendaraan, fasilitas manufaktur, dan layanan pelanggan untuk memperkuat bisnis kendaraan komersial di Indonesia. (Rnie)