Bornstar Indonesia Bangun Ekosistem Pengembangan Talenta Berstandar Korea Selatan
1 min read

Bornstar Indonesia Bangun Ekosistem Pengembangan Talenta Berstandar Korea Selatan

4 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta โ€“ Bornstar Indonesia menutup rangkaian program tahun 2026 melalui jumpa pers dan Exclusive Evening Event di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta dengan menghadirkan dua idol Korea Selatan, Gun Woo dan Henny.

Kegiatan tersebut menjadi penutup coaching clinic yang sebelumnya berlangsung selama dua hari sekaligus mempertegas komitmen Bornstar Indonesia dalam membangun ekosistem pengembangan talenta muda yang berstandar internasional.

Founder Bornstar Indonesia, Sabrina Irine, mengatakan kehadiran Bornstar di Indonesia merupakan bagian dari upaya menghadirkan sistem pelatihan yang selama ini diterapkan industri hiburan Korea Selatan.

Menurutnya, Bornstar yang telah memiliki delapan cabang di berbagai negara tidak hanya mengajarkan kemampuan vokal dan tari, tetapi juga membangun karakter, disiplin, serta profesionalisme sebagai bekal memasuki industri hiburan global.

Dalam kesempatan tersebut, Gun Woo dan Henny membagikan pengalaman mengenai pentingnya membangun karakter di samping kemampuan teknis.

Keduanya menilai sikap, disiplin, kerja keras, dan kemauan belajar menjadi fondasi utama untuk berkembang di industri hiburan yang memiliki tingkat persaingan tinggi.

Selain sesi diskusi, kegiatan juga diisi penampilan para siswa Bornstar Indonesia yang menampilkan kemampuan vokal dan koreografi hasil pembelajaran selama mengikuti program pelatihan.

Ketua Harian Pernik Nusantara, Coreta Louis, mengingatkan pentingnya kesiapan mental bagi generasi muda yang ingin berkarier sebagai publik figur.

Sementara itu, Staf Ahli Khusus Hubungan Luar Negeri di Parlemen RI, Pitan Daslani, menilai pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting sebagaimana keberhasilan Korea Selatan membangun industri hiburan kelas dunia.

Melalui Bornstar Indonesia, diharapkan semakin banyak talenta muda Indonesia memperoleh akses pembelajaran bertaraf internasional sekaligus memperkuat kolaborasi budaya Indonesia dan Korea Selatan. (Hnd)