ALPTALL IKEA Hadirkan Karakter Satwa Himalaya untuk Temani Imajinasi Anak
3 mins read

ALPTALL IKEA Hadirkan Karakter Satwa Himalaya untuk Temani Imajinasi Anak

10 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Bermain menjadi salah satu cara anak mengenal lingkungan sekaligus mengembangkan imajinasi. Melalui kampanye Play bertajuk “Petualangan Dimulai dengan Bermain dan Imajinasi”, IKEA Indonesia mengajak keluarga memberikan kebebasan kepada anak untuk menentukan cara mereka bermain.

Kampanye tersebut ditandai dengan hadirnya ALPTALL, koleksi anak yang mengambil inspirasi dari satwa dan lanskap pegunungan Himalaya.

Menurut Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, bermain bagi anak tidak hanya berkaitan dengan mainan yang digunakan, tetapi juga bagaimana mereka mengembangkan ide melalui imajinasi.

“Bagi anak, bermain bukan hanya soal mainan yang mereka gunakan, tetapi juga apa yang bisa mereka lakukan dengan imajinasinya. Mereka bisa membuat cerita, menentukan aturan permainan, bahkan menemukan cara bermain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” ujar Ririn.

IKEA menyebut IKEA Play Report 2024 menunjukkan 90 persen anak merasa lebih bahagia ketika bermain. Laporan tersebut juga mencatat 54 persen orang tua menginginkan lebih banyak waktu untuk bermain bersama anak.

Satu Mainan, Beragam Cerita

Dalam permainan anak, satu benda dapat memiliki banyak fungsi. Boneka bisa menjadi tokoh utama, benda di rumah dapat berubah menjadi bagian dari sebuah dunia imajinasi, sementara gambar yang dibuat anak dapat menjadi latar sebuah cerita.

Kebebasan menentukan jalan cerita tersebut memungkinkan anak mencoba berbagai ide dan mengekspresikan dirinya melalui permainan.

Orang tua juga dapat memanfaatkan momen bermain sebagai kesempatan untuk mengetahui minat anak. Percakapan sederhana mengenai karakter favorit, tempat yang ingin dikunjungi, atau hewan yang membuat mereka penasaran dapat berkembang dari aktivitas bermain sehari-hari.

Mengenal Satwa Lewat ALPTALL

ALPTALL dikembangkan IKEA bersama Nordens Ark, pusat konservasi satwa liar di Swedia. Koleksi tersebut menghadirkan sejumlah karakter satwa, termasuk panda merah, macan tutul salju, harimau Bengal, dan anak beruang hitam Asia.

Produk yang tersedia tidak hanya berupa soft toys. IKEA juga menghadirkan stiker, buku aktivitas, perlengkapan menggambar, serta tekstil dengan ilustrasi satwa dan alam.

Angela Krisyanti, Business Leader IKEA Indonesia, mengatakan koleksi tersebut dirancang agar anak dapat mengembangkan cerita sesuai dengan imajinasinya.

“Melalui ALPTALL, kami ingin memberi anak-anak kesempatan untuk mengembangkan ceritanya sendiri. Seekor panda merah bisa menjadi tokoh utama petualangan, sementara gambar yang mereka buat dapat menjadi tempat yang ingin dijelajahi,” ujarnya.

Selain menjadi bagian dari permainan, karakter satwa tersebut dapat digunakan orang tua untuk memperkenalkan anak pada kehidupan satwa dan habitatnya.

Macan tutul salju, misalnya, memiliki karakteristik yang membantu mereka hidup di lingkungan bersuhu dingin dan medan berbatu. Informasi tersebut dapat menjadi awal bagi anak untuk mengenal bagaimana satwa beradaptasi dengan lingkungannya.

Menghubungkan Bermain dengan Konservasi

Pesan mengenai kepedulian terhadap satwa juga dibawa IKEA melalui program Soft Toys for Sumatran Tiger bersama WWF-Indonesia.

Program tersebut berlangsung hingga 31 Desember 2026. IKEA menyatakan pembelian boneka yang berpartisipasi dalam program turut mendukung upaya konservasi harimau Sumatera.

Pesan “Luangkan Ruang, di rumah untuk bermain, di hutan untuk bertahan” menjadi bagian dari upaya menghubungkan aktivitas bermain dengan kesadaran mengenai pentingnya habitat satwa liar.

Koleksi ALPTALL tersedia di toko IKEA Indonesia mulai November 2026. Kehadiran koleksi ini menjadi bagian dari kampanye IKEA yang mendorong anak untuk bermain dengan cara mereka sendiri sekaligus membuka ruang bagi keluarga untuk tumbuh bersama melalui aktivitas bermain. (Rnie)