Teknologi QUADESSY Diperkenalkan di Maharva Clinic, Fokus pada Tekstur dan Kekencangan Kulit
3 mins read

Teknologi QUADESSY Diperkenalkan di Maharva Clinic, Fokus pada Tekstur dan Kekencangan Kulit

2 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Perkembangan teknologi estetika menghadirkan beragam pendekatan untuk menangani kebutuhan kulit. Salah satunya melalui teknologi Radiofrequency (RF) Microneedling QUADESSY yang diperkenalkan Maharva Clinic bersama Haju Medical dalam acara “Perfection of My Skin Odyssey” pada Minggu, 1 November 2026.

Teknologi yang berasal dari Korea Selatan tersebut diperkenalkan sebagai pilihan perawatan skin rejuvenation dengan pendekatan pada tekstur dan kekencangan kulit. Maharva Clinic menyebut dirinya sebagai klinik pertama di Surabaya yang menghadirkan QUADESSY.

Menurut pihak Haju Medical, QUADESSY menggabungkan RF non-invasif dan RF Microneedling melalui sistem Hybrid Thermal Coagulation. Teknologi ini dirancang untuk menghantarkan energi pada kedalaman kulit berbeda guna mendukung proses remodeling kolagen.

Machine Director Haju Medical, Marisa Theresia, menjelaskan bahwa teknologi tersebut dilengkapi fitur Dual Depth dan Quad RF Microneedle Tip. Fitur ini memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan penghantaran energi berdasarkan kondisi kulit dan tujuan perawatan.

“Setiap pasien memiliki kondisi kulit dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, yang terpenting bukan hanya seberapa canggih sebuah teknologi, tetapi seberapa fleksibel teknologi tersebut dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan yang beragam. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan Quadessy,” kata Marisa.

Perwakilan Haju Medical, Ms. Alex Won, menilai pemahaman masyarakat terhadap kebutuhan kulit turut mendorong perkembangan industri estetika.

“Masyarakat semakin memahami kebutuhan kulit dan lebih selektif dalam memilih treatment. Ini yang mendorong industri untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Founder Maharva Clinic, dr. Aji Bayu Chandra, M.Biomed (AAM), mengatakan pihaknya mempertimbangkan manfaat dan kesesuaian teknologi dengan kebutuhan pasien sebelum menghadirkan pilihan perawatan baru.

“Yang menarik dari Quadessy adalah kemampuannya untuk menjawab berbagai skin concerns sekaligus, mulai dari acne scars dan tekstur kulit hingga skin tightening. Jadi, kami bisa menawarkan pendekatan skin rejuvenation yang lebih menyeluruh sesuai kebutuhan pasien,” ungkap dr. Aji Bayu.

Makeup dan kondisi kulit

Acara peluncuran QUADESSY turut menghadirkan Paula Andreas, Runner Up Indonesia’s Next Top Model Cycle 3, serta Malva, makeup artist. Keduanya membagikan pandangan mengenai pentingnya memperhatikan kondisi kulit di luar tampilan yang dapat dibentuk melalui makeup.

Paula, yang terbiasa tampil di depan kamera, mengatakan kondisi kulit asli menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menunjang penampilan.

“Sebagai model, aku sering menggunakan makeup dan tampil di depan kamera. Tapi menurutku, kondisi kulit asli tetap penting untuk diperhatikan. Itu yang membuat aku tertarik mencoba Quadessy, karena nggak cuma fokus pada tekstur kulit, tapi juga kekencangannya,” kata Paula.

Malva menambahkan, makeup memiliki fungsi untuk menyamarkan tampilan tertentu, tetapi tidak dapat mengubah struktur tekstur kulit seperti bopeng.

“Sebagai makeup artist, aku tahu makeup bisa menyamarkan imperfections, tapi makeup tidak bisa mengubah tekstur kulit seperti bopeng. Makanya penting juga merawat kondisi kulit aslinya, bukan cuma mengandalkan makeup,” ujarnya.

Melalui tema “Perfection of My Skin Odyssey”, Maharva Clinic menekankan bahwa perjalanan perawatan kulit setiap individu tidak sama. Kebutuhan dapat berkaitan dengan bekas jerawat, tekstur kulit, maupun kekencangan yang berubah seiring waktu.

Pengenalan QUADESSY menjadi bagian dari perkembangan pilihan teknologi estetika. Meski demikian, penentuan jenis perawatan tetap perlu mempertimbangkan kondisi kulit, indikasi, risiko, dan penilaian tenaga medis. (Hnd)