
Penjualan Mabell Tumbuh 30 Persen di PRJ Surabaya, Pasar Lokal Jadi Perhatian
lanskap.id, Surabaya – Pameran menjadi salah satu ruang bagi produsen untuk menguji respons konsumen sekaligus memperkuat kehadiran merek di pasar daerah. Bagi Mabell, partisipasi dalam Pekan Raya Jatim (PRJ) Surabaya 2026 mencatat hasil positif dengan kenaikan penjualan lebih dari 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Commercial Marketing Lead PT Petra Sejahtera Abadi, Agung Septian, menyampaikan bahwa capaian tersebut berasal dari perbandingan penjualan Mabell saat mengikuti PRJ Surabaya pada 2025 dan 2026.
Menurut Agung, target penjualan harian juga tercapai hingga hari kedelapan pameran. Aktivitas stan yang lebih ramai turut menjadi indikasi meningkatnya ketertarikan pengunjung terhadap produk yang ditawarkan, meski data resmi jumlah pengunjung dari penyelenggara belum diterima perusahaan.
Capaian ini menjadi catatan positif bagi Mabell dalam mengikuti pameran untuk kedua kalinya. Namun, keberlanjutan pertumbuhan penjualan tetap akan bergantung pada kemampuan perusahaan menjaga permintaan setelah kegiatan pameran berakhir.
Surabaya dan Dukungan Distribusi
Surabaya dan wilayah sekitarnya merupakan salah satu pasar penting bagi Mabell. Perusahaan memiliki gudang internal di Surabaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumen di kawasan tersebut.
Dukungan distribusi lokal dapat menjadi faktor penting bagi perusahaan produk pangan olahan, terutama dalam menjaga ketersediaan produk dan melayani konsumen di wilayah pemasaran. Dalam konteks ini, keikutsertaan di pameran tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai kesempatan memperkuat hubungan dengan pasar yang sudah dilayani.
Mabell turut memperkenalkan produk bakso siap makan atau ready to eat selama PRJ Surabaya 2026. Produk tersebut ditawarkan melalui program penukaran tiket sebagai bagian dari kegiatan promosi.
Pengenalan produk siap makan membuka kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan pilihan konsumsi yang berbeda kepada pengunjung. Respons konsumen terhadap produk tersebut dapat menjadi salah satu masukan untuk pengembangan strategi pemasaran berikutnya.
Mengukur Dampak Pameran Lebih dari Penjualan
Kenaikan penjualan lebih dari 30 persen menunjukkan hasil yang menggembirakan selama PRJ Surabaya 2026. Meski demikian, capaian di lokasi pameran belum dengan sendirinya menggambarkan pertumbuhan penjualan secara keseluruhan dalam jangka panjang.
Bagi pelaku industri pangan olahan, pameran dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk, mengamati preferensi konsumen, dan membangun kedekatan dengan pasar. Manfaat berikutnya akan terlihat dari kemampuan perusahaan mempertahankan minat konsumen setelah pameran selesai.
Mabell berharap tren positif yang dicatat hingga hari kedelapan dapat berlanjut sampai akhir acara. Dengan pasar Surabaya yang menjadi salah satu fokus dan dukungan gudang internal di wilayah tersebut, perusahaan memiliki landasan untuk terus memperkuat jangkauan konsumen di Jawa Timur.
Perkembangan selanjutnya akan menarik dicermati, terutama dalam melihat apakah respons positif selama pameran dapat berlanjut menjadi permintaan yang berkelanjutan di pasar lokal. (Red)



