Dari Jakarta ke Sleman, Perjalanan Sindikasi Media Network Diwarnai Canda dan Kebersamaan
2 mins read

Dari Jakarta ke Sleman, Perjalanan Sindikasi Media Network Diwarnai Canda dan Kebersamaan

0 Kali Dibaca

Lanskap.id, Jakarta –  Perjalanan jauh tidak selalu hanya tentang waktu tempuh dan jarak. Bagi rombongan Sindikasi Media Network, perjalanan dari Jakarta menuju Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (15/10/2026), juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan melalui kejadian-kejadian sederhana yang mengundang tawa.

Rombongan berangkat dari Hotel Artotel Gelora Senayan, Jakarta, menggunakan bus White Horse sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan sepanjang hari, rombongan tiba di Wyndham Garden sekitar pukul 19.15 WIB.

Di antara waktu keberangkatan dan kedatangan, sejumlah momen ringan menjadi bagian dari cerita perjalanan, mulai dari air mineral yang belum tersedia saat snack pagi hingga perdebatan santai mengenai ukuran kaos kegiatan.

Air Mineral dan Candaan Perjalanan Spiritual

Rombongan sempat berhenti di Rest Area KM 57 karena air mineral untuk menemani snack pagi peserta belum disiapkan. Ketua panitia, Arif, menanggapi kejadian tersebut dengan menyebutnya sebagai perjalanan spiritual—sebuah candaan tentang kesabaran peserta yang harus menunggu minuman mereka.

Masalah itu kemudian diselesaikan dan perjalanan kembali dilanjutkan.

Momen berikutnya muncul saat pembagian kaos kegiatan. Nanda meminta kaos ukuran M dan mengingatkan agar tidak mendapat ukuran XL. Permintaan tersebut disambut Arif dengan candaan tentang “Menteri Perkaosan”, seolah-olah urusan ukuran kaos membutuhkan pejabat khusus jika seluruh peserta meminta pergantian.

Obrolan tersebut menjadi selingan di tengah perjalanan yang cukup panjang. Hal-hal kecil seperti ini menunjukkan bagaimana suasana perjalanan kelompok dapat dibangun melalui komunikasi santai di antara peserta dan panitia.

Berhenti untuk Makan dan Beristirahat

Sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan berhenti makan siang di Empal Gentong Haji Irwan. Peserta menggunakan waktu tersebut untuk makan, menunaikan salat, dan beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Bus kemudian melaju melalui ruas Tol Semarang–Batang dan berhenti untuk mengisi bahan bakar. Peserta memanfaatkan waktu tersebut untuk pergi ke toilet atau sekadar meregangkan badan.

Rangkaian pemberhentian menjadi bagian penting dari perjalanan darat yang panjang. Selain mendukung kebutuhan dasar peserta, waktu istirahat juga memberi kesempatan untuk memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan.

Malam di Wyndham Garden

Rombongan akhirnya tiba di Wyndham Garden sekitar pukul 19.15 WIB. Setelah menempuh perjalanan sejak pagi, peserta menuju Sooji Restaurant untuk makan malam dan mengikuti ramah tamah.

Acara tersebut menjadi kesempatan bagi rombongan untuk berbincang dan berkumpul setelah berjam-jam berada di perjalanan. Sekitar pukul 21.00 WIB, panitia membagikan nomor kamar dan peserta mulai bersiap untuk beristirahat.

Hari pertama perjalanan Sindikasi Media Network pun ditutup dengan makan malam dan ramah tamah. Rombongan selanjutnya bersiap mengikuti agenda hari kedua di Sleman dan Magelang.

Perjalanan ini memperlihatkan bahwa pengalaman bersama tidak hanya terbentuk saat agenda utama berlangsung. Dalam perjalanan panjang, pemberhentian, kendala kecil, dan candaan sederhana pun dapat menjadi bagian dari cerita yang dikenang peserta. (Haaq)