Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita Perluas Ruang Kreativitas dan Literasi Lintas Daerah
3 mins read

Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita Perluas Ruang Kreativitas dan Literasi Lintas Daerah

5 Kali Dibaca

Lanskap.id, Bekasi –  Ruang untuk berkarya dan mengekspresikan diri menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan kreativitas. Hal tersebut tercermin dalam Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita 2026 yang mempertemukan 162 peserta melalui kompetisi mewarnai dan baca puisi di HARRIS Hotel Bekasi, Sabtu (10/10/2026).

Mengusung tema “Asah Potensi, Raih Prestasi”, kegiatan ini menghadirkan dua bidang yang saling melengkapi: seni visual dan sastra. Lomba Mewarnai diikuti 94 peserta, sedangkan Lomba Baca Puisi diikuti 68 peserta dari 25 kota dan kabupaten di 11 provinsi.

Kegiatan diselenggarakan oleh Jendela Puspita bersama Komunitas Pegiat Literasi dan Budaya Nusantara, HARRIS Hotel Bekasi, serta Senniart EO. Kolaborasi tersebut menghadirkan kesempatan bagi peserta dari berbagai kelompok usia dan wilayah untuk bertemu, berkarya, dan memperoleh pengalaman berkompetisi.

Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita Perluas Ruang Kreativitas dan Literasi Lintas Daerah

Seni Visual sebagai Ruang Mengembangkan Imajinasi

Lomba Mewarnai dibagi menjadi tiga kategori, yaitu TK, SD kelas 1–3, dan SD kelas 4–6. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini memberi kesempatan bagi peserta untuk menuangkan gagasan melalui warna dan bentuk.

Para pemenang dari kategori TK adalah Hasyinta sebagai juara pertama, Annisa sebagai juara kedua, dan Hana H sebagai juara ketiga. Posisi juara harapan masing-masing diraih Freya, Maulida, dan Asyifa Hasna.

Pada kategori SD kelas 1–3, Giovanna meraih juara pertama, diikuti Syifa Syafitri dan Jasmine. Sementara itu, Humaira, Noureen, dan Wafa masing-masing menempati posisi juara harapan.

Untuk kategori SD kelas 4–6, Filza Halwa meraih juara pertama, Inara Hayfa juara kedua, dan Annisa Hayfa juara ketiga. Tiga posisi juara harapan diraih Larasati Dwi, Keisha Zahra, dan Mutia Ashila.

Puisi Menjangkau Peserta dari 11 Provinsi

Jangkauan lintas daerah terlihat dalam Lomba Baca Puisi yang diikuti 38 peserta kategori pelajar dan 30 peserta kategori umum. Setelah proses seleksi, 20 peserta terpilih untuk mengikuti babak final di Ballroom Lantai 6 HARRIS Hotel Bekasi.

Penyelenggara juga menyediakan opsi keikutsertaan melalui Zoom bagi finalis yang tidak dapat hadir secara langsung. Skema tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk tetap mengikuti kompetisi meskipun terkendala jarak.

Dengan tema “Dengan Kata Kurekat Makna, Dengan Bahasa Kubangun Bangsa”, lomba ini menempatkan puisi sebagai medium untuk mengolah bahasa, menyampaikan gagasan, dan mengekspresikan pengalaman.

Pada kategori pelajar, Gebriel Hamdan Muttaq meraih juara pertama, Khansa Nafisa juara kedua, dan Riska Nurhaela juara ketiga. Pada kategori umum, Rian Hamzah menjadi juara pertama, disusul Septyan Ika M dan Eko Riyanti. Sementara itu, Reyka Dwi Valensi M meraih gelar juara favorit.

Kolaborasi untuk Mendukung Pengembangan Potensi

Gebyar Kreasi VIII juga melibatkan dukungan dari Pegadaian, FIFGROUP, Nutracare, Kokola, Dompet Dhuafa, Luck Milk, Want-Want, Hoka-Hoka Bento, KidZania, Femmy Kalbe, Tekko, dan Cleo.

Keterlibatan penyelenggara, mitra, dan sponsor menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang mempertemukan seni, pendidikan, literasi, dan dukungan masyarakat.

Pengembangan kreativitas tidak berhenti pada hasil perlombaan. Pengalaman tampil, mengolah gagasan, menerima penilaian, serta bertemu peserta lain juga menjadi bagian dari proses belajar.

Melalui Gebyar Kreasi VIII, Jendela Puspita berharap ruang kolaborasi seni dan literasi dapat terus berkembang. Kesempatan berkarya yang terbuka bagi beragam usia dan daerah diharapkan membantu lebih banyak individu mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia. (Rnie)