Merawat Batik Lewat Pengalaman Langsung, Novotel Jakarta Cikini Libatkan UMKM Lokal
1 min read

Merawat Batik Lewat Pengalaman Langsung, Novotel Jakarta Cikini Libatkan UMKM Lokal

6 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta โ€“ Pelestarian batik tidak hanya dapat dilakukan melalui penggunaan kain bermotif tradisional, tetapi juga dengan memperkenalkan proses pembuatannya kepada generasi baru.

Pendekatan tersebut dilakukan Novotel Jakarta Cikini dalam memperingati Hari Batik Nasional melalui kegiatan Celebrating Batik’s Day: By Custom Your Merchandise with Batik, Jumat, 2 Oktober 2026.

Berkolaborasi dengan Seratan Studio, kegiatan di Merapi Room, Novotel Jakarta Cikini, tersebut menghadirkan sesi live mencanting bersama pengrajin dari UMKM lokal.

Peserta dapat melihat secara langsung proses mencanting yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pembuatan batik. Dari sana, pengalaman dilanjutkan dengan kegiatan kreatif berupa kustomisasi totebag menggunakan sentuhan motif batik.

Bagi Novotel Jakarta Cikini, pendekatan tersebut menjadi cara untuk memperkenalkan batik dalam format yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat, khususnya generasi muda.

General Manager Novotel Jakarta Cikini, Riganda Togatorop, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkenalkan batik sebagai produk budaya, tetapi juga memberikan pengalaman kepada masyarakat untuk memahami proses pembuatannya.

โ€œKami ingin menghadirkan pengalaman yang interaktif dan edukatif,โ€ kata Riganda.

Keterlibatan UMKM lokal juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para pengrajin tidak hanya berperan sebagai pelaku demonstrasi, tetapi sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keterampilan tradisional kepada publik.

Para peserta terlihat mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari menyaksikan proses mencanting hingga mencoba teknik dasar custom dengan pendampingan Seratan Studio.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan berdampingan dengan kreativitas dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Novotel Jakarta Cikini berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap batik sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat. (Hnd)