GJLS: Berapi-Api dan Kekacauan di Balik Seragam Pemadam Kebakaran
2 mins read

GJLS: Berapi-Api dan Kekacauan di Balik Seragam Pemadam Kebakaran

5 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Api selalu membawa dua kemungkinan: sesuatu dapat diselamatkan, atau keadaan justru menjadi semakin kacau.

Dalam GJLS: Berapi-Api, kemungkinan kedua tampaknya menjadi bagian dari permainan.

Film kedua GJLS Entertainment bersama Amadeus Sinemagna ini mempertemukan Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir dengan dunia yang mungkin jauh dari zona nyaman mereka: pemadam kebakaran.

Ketiganya mengenakan seragam damkar dan menjalani pelatihan khusus untuk mendukung peran dalam film.

Namun, sejak teaser trailer dirilis pada 3 September 2026, satu hal menjadi jelas: film ini tidak hanya ingin berbicara tentang api.

Persahabatan di Tengah Kekacauan

Di bawah arahan sutradara Monty Tiwa, GJLS: Berapi-Api bergerak di antara komedi, aksi, misteri, dan romansa.

Di tengah berbagai kemungkinan kekacauan tersebut, persahabatan menjadi salah satu elemen utama yang hendak dibawa oleh film.

Rigen Rakelna mengatakan persiapan film kali ini lebih serius karena dirinya bersama Ananta dan Hifdzi harus menjalani pelatihan sebagai pemadam kebakaran.

Bagi trio GJLS, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan membawa karakter komedi mereka ke situasi yang berbeda.

Tiga Nama yang Menjadi Misteri

Ada pula tiga nama yang muncul secara mengejutkan dalam teaser trailer: Arya Saloka, Baim Wong, dan Chicco Jerikho.

Ketiganya menjadi semacam teka-teki awal. Nama mereka muncul, tetapi detail mengenai karakter dan keterlibatan dalam cerita belum sepenuhnya dibuka.

Strategi tersebut membuat teaser tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan film, tetapi juga menyisakan pertanyaan.

Apa yang sebenarnya terjadi di balik misi penyelamatan? Bagaimana trio GJLS menjalankan tugas sebagai damkar? Dan apa hubungan tiga nama besar tersebut dengan cerita?

Jawabannya baru akan ditemukan ketika film tayang.

Ketika Komedi Bertemu Api

Monty Tiwa menggambarkan kehadiran trio GJLS sebagai petugas damkar seperti situasi yang mudah meledak.

Namun, di balik humor dan kekacauan tersebut, GJLS: Berapi-Api mencoba membangun cerita tentang persahabatan, misteri, dan keberanian menghadapi situasi yang tidak terduga.

Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 5 November 2026.

Sebelum itu, teaser trailer telah membuka sedikit pintu menuju dunia GJLS yang baru: dunia berseragam damkar, penuh kobaran api, misteri, dan tentu saja kekacauan khas trio tersebut. (Hnd)