
Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi, Pemkab Bogor Perkuat Partisipasi dan Ruang Aman bagi Anak
Lanskap, Bogor – Pemenuhan hak anak tidak berhenti pada penyediaan kebutuhan dasar. Anak juga membutuhkan ruang untuk belajar, bermain, berekspresi, dan menyampaikan gagasan dalam lingkungan yang aman.
Semangat tersebut diwujudkan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) lewat program “Mendengar Mendongeng” di Taman Siliwangi, Kecamatan Cibinong.
Kegiatan yang dilaksanakan secara berkala ini menghadirkan dongeng sebagai medium edukasi yang dekat dengan dunia anak. Melalui cerita, anak diperkenalkan pada nilai kejujuran, keberanian, persahabatan, kepedulian, tanggung jawab dan sikap saling menghargai.
Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi yang lebih luas. Taman tidak hanya menjadi tempat beraktivitas, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran dan interaksi sosial bagi anak.
Anak Didorong Menjadi Bagian dari Pembangunan
Salah satu aspek penting dalam kegiatan ini adalah keterlibatan **Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Bogor).
Pelibatan tersebut menjadi bentuk konkret partisipasi anak dalam pembangunan. Anak tidak ditempatkan semata-mata sebagai penerima manfaat, tetapi diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan mereka.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini, menilai pendekatan terhadap anak perlu dilakukan melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian mereka.
“Pemenuhan hak anak bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan ruang kepada anak untuk belajar, bermain, berekspresi dan berpartisipasi,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan mendongeng dapat menjadi pendekatan sederhana untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Kolaborasi dengan Forum Anak Daerah menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi anak dalam pembangunan,” tambahnya.
Ruang Publik yang Lebih Ramah Anak
Respons masyarakat terhadap kegiatan “Mendengar Mendongeng” juga positif. Warga melihat program tersebut sebagai alternatif aktivitas akhir pekan yang memberikan manfaat bagi anak.
Seorang warga Cibinong berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini sesering mungkin dilaksanakan, sangat bagus. Tentunya masyarakat Cibinong sangat mendukung karena kegiatan seperti ini bermanfaat bagi anak-anak,” ujarnya.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa ruang publik memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ekosistem tumbuh kembang anak ketika dikelola dengan pendekatan yang tepat.
Berlangsung hingga Desember
“Mendengar Mendongeng” dijadwalkan berlangsung di Taman Siliwangi setiap pukul 07.30–09.30 WIB pada sejumlah tanggal, yakni 30 Agustus, 13 dan 27 September, 11 dan 25 Oktober, 8 dan 22 November, serta 6 Desember 2026.
Kegiatan selanjutnya dijadwalkan pada Minggu, 13 September 2026.
Pemkab Bogor mengajak keluarga untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari aktivitas akhir pekan yang positif.
“Semoga semakin banyak masyarakat yang ikut terlibat, karena menciptakan lingkungan yang baik bagi anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tutur Sussy.
Ke depan, DP3AP2KB akan terus mendorong perluasan kegiatan yang melibatkan anak melalui kolaborasi pemerintah, keluarga, masyarakat, Forum Anak Daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). (Rnie)



