
Pollux dan Marriott Perkuat Ekspansi Bisnis Hospitality di Indonesia
Lanskap, Jakarta – PT Pollux Hotels Group Tbk menggandeng Marriott International dalam kerja sama strategis untuk memperkuat bisnis perhotelan dan memperluas jangkauan pasar hospitality di Indonesia.
Kolaborasi tersebut menggabungkan pengalaman Pollux dalam mengelola bisnis hotel serta memahami karakter pasar domestik dengan jaringan global dan standar operasional Marriott International.
Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo K. Setyadi mengatakan kekuatan pemahaman terhadap pasar lokal menjadi salah satu modal Pollux dalam kerja sama tersebut.
“Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai,” ujar Handojo, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, sinergi dengan Marriott diarahkan untuk memperluas kemampuan Pollux dalam melayani kebutuhan pasar domestik maupun wisatawan internasional.
“Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional,” katanya.
Pasar Lokal dan Jaringan Global
Kerja sama tersebut mencerminkan strategi kolaborasi antara operator atau pengelola dengan pemilik jaringan hospitality global.
Bagi Pollux, pemahaman terhadap karakter pasar Indonesia menjadi kekuatan yang dapat dipadukan dengan jaringan internasional Marriott.
Selain aspek bisnis, Pollux juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia lokal sebagai bagian dari pengelolaan hotel.
“Sejak awal Pollux Hotel Group kami sangat concern dengan sumber daya manusia lokal,” kata Handojo.
Marriott Perluas Jaringan ke Kota Lapis Kedua
Marriott International melihat Indonesia sebagai salah satu pasar penting untuk pengembangan jaringan hospitality di kawasan Asia Pasifik.
Ivan Widarmana, Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International, mengatakan pertumbuhan jaringan Marriott di Indonesia tidak hanya diarahkan ke kota-kota besar.
Peluang juga terdapat di kota lapis kedua dan ketiga yang memiliki potensi pertumbuhan pariwisata maupun aktivitas ekonomi.
Ivan menyebut jumlah hotel Marriott di Indonesia telah berkembang dari 32 hotel pada 2013 menjadi 88 hotel saat ini.
Marriott telah beroperasi di Indonesia sejak 1991. Dalam pengembangan jaringan tersebut, perusahaan mempertahankan standar operasional dan kualitas pelayanan melalui sistem serta pusat pelatihan.
Strategi tersebut menjadi penting ketika jaringan hotel berkembang ke lebih banyak wilayah dengan karakter pasar yang berbeda.
Marriott Bonvoy Perkuat Ekosistem
Ekspansi jaringan juga berkaitan dengan pengembangan ekosistem pelanggan melalui program loyalitas Marriott Bonvoy.
Menurut Ivan, Marriott Bonvoy memiliki sekitar 300 juta anggota secara global, dengan sekitar 2,5 juta anggota aktif di Indonesia.
Pertumbuhan jaringan hotel di berbagai daerah dinilai dapat memperluas manfaat program loyalitas bagi konsumen yang melakukan perjalanan di dalam negeri.
“Kalau semua di Indonesia akan ada hotel yang membawa Marriott, berarti mereka ke mana pun bisa memakai loyalty-nya,” ujar Ivan.
Kerja sama Pollux dan Marriott pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai penambahan jaringan hotel. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bagaimana pasar hospitality Indonesia semakin menarik bagi jaringan global, sekaligus membuka ruang bagi pelaku lokal untuk menggabungkan pemahaman pasar domestik dengan standar dan ekosistem internasional. (Hnd)



