
Produk Lokal Jadi Magnet HUT Dekranas 2026, Lokan Krispi Aceh Singkil hingga Kerajinan Papua Perluas Pasar Ekonomi Kreatif
Lanskap, Makassar – Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2026 di Trans Studio Mall Makassar kembali membuktikan bahwa produk lokal Indonesia memiliki daya saing tinggi sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah.
Ratusan produk unggulan dari berbagai provinsi dipamerkan dalam ajang nasional tersebut. Di antara yang paling menarik perhatian pengunjung adalah Lokan Krispi khas Kabupaten Aceh Singkil serta berbagai kerajinan tradisional dari Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.
Keikutsertaan kedua daerah tersebut menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat diangkat menjadi produk bernilai ekonomi tinggi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Pengurus Dekranasda Kabupaten Aceh Singkil, Zubaidah Nasution, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di Makassar merupakan bagian dari upaya memperluas promosi produk unggulan daerah meski harus menempuh perjalanan panjang dari Aceh menuju Sulawesi Selatan.
Produk andalan yang diperkenalkan adalah Lokan Krispi, camilan berbahan dasar lokan atau kerang air tawar dari Sungai Singkil yang telah dikembangkan masyarakat sejak 2016. Selain memiliki kandungan protein tinggi, produk ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas yang banyak dicari wisatawan saat berkunjung ke Aceh Singkil.
Sementara itu, Dekranasda Kabupaten Deiyai menghadirkan berbagai hasil karya perajin lokal seperti noken berbahan kulit kayu (bebi), topi rajutan tradisional, koteka, moge, sisir tradisional, pita, hingga aksesori khas masyarakat Mee.
Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, menegaskan bahwa setiap produk yang dipamerkan membawa nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
“Stand Deiyai tidak hanya menampilkan produk kerajinan, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya, kreativitas, dan semangat masyarakat Deiyai,” ujarnya.
Menurut Fransina, pameran nasional menjadi kesempatan penting untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan budaya Papua kepada masyarakat Indonesia maupun dunia.
Pameran HUT ke-46 Dekranas tidak hanya menjadi etalase produk unggulan daerah, tetapi juga ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, perajin, pemerintah daerah, dan komunitas ekonomi kreatif. Melalui ajang ini diharapkan semakin banyak produk lokal mampu menembus pasar nasional hingga internasional sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. (Rnie)



