
Parade Pembacaan Puisi Warnai Webinar Nasional Jendela Puspita, Antologi Dengan Kata Kurekat Makna Resmi Diluncurkan
Lanskap, Bekasi – Jendela Puspita sukses menyelenggarakan Webinar Nasional “Ketika Aksara Menjelma Karya: Merenangi Samudra Kata, Menyelami Gejolak Rasa” pada Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang digelar melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di YouTube Jendela Puspita TV ini diikuti penulis, penyair, guru, mahasiswa, pelajar, hingga pegiat literasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Webinar menjadi ruang diskusi sekaligus ajang silaturahmi bagi para pencinta sastra untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat semangat berkarya.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah Parade Pembacaan Puisi yang menghadirkan sembilan penyair Jendela Puspita, yaitu Iis Suharti, Suparno Ghopar, Wati Tuharea, Juju Juriyah, Didik, Ali Arief Kusas, Empat Patonah, Amriadi, dan Suprihationo Sardi.
Melalui pembacaan yang penuh penghayatan, para penyair menghadirkan karya bertema kemanusiaan, keluarga, refleksi kehidupan, hingga cinta tanah air.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran buku antologi puisi Dengan Kata Kurekat Makna, hasil kolaborasi 44 penyair dari berbagai daerah yang memuat 56 puisi.
Direktur Jendela Puspita, Siska Puspita Dewi, berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya lebih banyak kolaborasi dan karya sastra baru.
Menurutnya, setiap karya yang lahir dari ketulusan akan selalu menemukan pembacanya serta memberikan makna bagi perkembangan literasi Indonesia.
Melalui webinar, kelas menulis, penerbitan buku, dan komunitas literasi, Jendela Puspita terus berkomitmen menjadi ruang belajar, berkarya, dan publikasi bagi para penulis di seluruh Indonesia. (Asm)



