3.000 Pesantren Bergerak! MQK 2026 Bogor Jadi Ajang Cetak Santri Unggul

3.000 Pesantren Bergerak! MQK 2026 Bogor Jadi Ajang Cetak Santri Unggul

Lanskap, Bogor – Semangat pendidikan Islam di Kabupaten Bogor kembali bergelora. Melalui ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-2 Kabupaten Bogor 2026, ribuan santri dipersiapkan menjadi generasi unggul yang siap memimpin masa depan.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari upaya besar membangun sumber daya manusia berbasis keagamaan.

“MQK ini adalah momentum penting untuk mencetak santri berilmu dan berakhlak, sekaligus mempererat silaturahmi antar pesantren,” ujarnya.

Dengan sekitar 3.000 pondok pesantren yang tersebar di Bogor, potensi besar ini terus didorong agar melahirkan generasi rabbani yang tidak hanya kuat secara ilmu agama, tetapi juga mandiri dan berintegritas.

Dalam ajang ini, para santri diuji kemampuannya dalam memahami kitab kuning, mulai dari ilmu nahwu, sharaf, tafsir Al-Qur’an, hadis, hingga ushul fiqh. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Raden Enjat Munjiat, menyebut MQK juga selaras dengan arah pembangunan nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto. Ia mengingatkan bahwa ajang ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang proses belajar dan memberi manfaat bagi sesama.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pesantren, dan para pemangku kepentingan, MQK 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi santri unggul yang siap membawa perubahan positif bagi masyarakat. (Asm)