Lanskap, Jakarta – Keberadaan tikus di dalam rumah memang sangat meresahkan. Selain merusak barang, tikus juga bisa membawa penyakit. Tak heran jika banyak orang sudah mencoba berbagai cara, namun tikus tetap saja berkeliaran.
Sebenarnya, tikus takut dengan apa? Jawabannya cukup sederhana. Tikus sangat sensitif terhadap bau tajam dan menyengat, serta suara keras atau berisik. Kabar baiknya, ada banyak cara alami dan aman untuk mengusir tikus tanpa perlu menggunakan racun yang justru berisiko.
Berikut beberapa cara alami mengusir tikus dari rumah yang bisa Anda coba.
Kapur Barus
Kapur barus memiliki aroma khas yang tajam dan menyengat. Dengan indera penciumannya yang sangat sensitif, tikus akan merasa terganggu dengan bau ini.
Letakkan beberapa butir kapur barus di area yang sering dilewati tikus, seperti sudut ruangan, dapur, atau dekat saluran air. Aroma kapur barus akan membuat tikus tidak nyaman dan menjauh.
Minyak Peppermint
Minyak peppermint memiliki aroma segar namun sangat kuat, yang tidak disukai tikus. Bau ini dapat mengganggu indera penciuman tikus sehingga mereka akan menghindari area tersebut.
Semprotkan minyak peppermint di jalur tikus, seperti sepanjang dinding atau celah-celah rumah. Karena aromanya mudah menguap, penyemprotan perlu dilakukan secara rutin agar hasilnya maksimal.
Minyak Kayu Putih
Minyak kayu putih juga dikenal ampuh sebagai pengusir tikus alami. Aroma tajamnya membuat tikus merasa terganggu dan tidak betah.
Cukup teteskan atau semprotkan minyak kayu putih di tempat yang sering dilewati tikus. Cara ini cukup praktis dan mudah dilakukan di rumah.
Kulit Durian
Aroma durian yang menyengat ternyata juga sangat tidak disukai tikus. Kulit durian bisa dimanfaatkan sebagai pengusir tikus alami.
Letakkan beberapa potong kulit durian di area yang sering dilewati tikus. Bau kuat dari kulit durian akan membuat tikus segera meninggalkan rumah.
Bubuk Cabai dan Deterjen
Campuran bubuk cabai dan deterjen menghasilkan aroma panas dan menyengat yang tidak disukai tikus.
Campurkan bubuk cabai dan deterjen dengan sedikit air, lalu semprotkan di jalur tikus. Bisa juga diletakkan dalam kondisi kering. Tikus akan menghindari area tersebut karena merasa tidak nyaman.
Lada Bubuk
Lada bubuk yang ada di dapur juga efektif untuk mengusir tikus. Kandungan piperin pada lada dapat mengganggu indera penciuman tikus.
Taburkan lada bubuk di area yang sering dilewati tikus. Jika lada bisa membuat manusia bersin, efeknya juga akan sangat mengganggu tikus.
Suara Jangkrik
Selain bau, tikus juga tidak menyukai suara berisik yang terus-menerus. Suara jangkrik termasuk salah satu yang dianggap mengganggu.
Memelihara jangkrik atau memanfaatkan suara jangkrik dapat membuat tikus tidak betah, terutama karena suara ini aktif di malam hari.
Kucing
Kucing adalah musuh alami tikus. Kehadiran kucing di rumah saja sudah cukup membuat tikus merasa terancam.
Dengan memelihara kucing, tikus akan merasa tidak aman dan cenderung pergi dengan sendirinya tanpa perlu menggunakan bahan tambahan.
Kenapa Sebaiknya Menghindari Racun Tikus?
Racun tikus memang bisa membunuh tikus, tetapi sering menimbulkan masalah baru. Tikus bisa mati di tempat tersembunyi sehingga bangkainya sulit ditemukan dan menimbulkan bau tidak sedap serta risiko kesehatan.
Karena itu, cara alami mengusir tikus menjadi pilihan yang lebih aman, ramah lingkungan, dan minim risiko bagi penghuni rumah. (Asm)



