Beranda » Edukasi Ibadah Sejak Dini, SDS Angkasa 12 Halim Peringati Isra Mi’raj 1447 H

Edukasi Ibadah Sejak Dini, SDS Angkasa 12 Halim Peringati Isra Mi’raj 1447 H

Edukasi Ibadah Sejak Dini, SDS Angkasa 12 Halim Peringati Isra Mi’raj 1447 H

Lanskap, Jakarta – SDS Angkasa 12 yang berlokasi di Jalan Gatot Kaca II, Komplek Dirgantara II, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Kamis (15/1/2026).

Mengusung tajuk “Andalas Isra Mi’raj Ceria” dengan tema “Anak Sholeh Rajin Sholat Berakhlak Mulia”, kegiatan ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Isra Mi’raj sendiri merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina hingga Sidratul Muntaha. Melalui peringatan ini, sekolah berupaya mengenalkan makna ibadah dan akhlak mulia kepada para siswa dengan pendekatan yang kreatif.

Kegiatan Disesuaikan dengan Jenjang Kelas

Rangkaian kegiatan Isra Mi’raj di SDS Angkasa 12 dibagi berdasarkan jenjang kelas. Untuk siswa kelas 1–2, kegiatan meliputi praktik wudhu (niat dan gerakan), lomba mewarnai bertema Islami, serta hafalan niat sholat dan surat-surat pendek.

Sementara itu, siswa kelas 3–6 mengikuti praktik wudhu dan latihan sholat berjamaah, serta lomba sambung ayat Al-Qur’an.

Kegiatan diawali dengan apel pagi dan sholat dhuha berjamaah di lapangan sekolah. Setelah itu, siswa mengikuti agenda sesuai jadwal yang dipandu oleh Wintarti, Guru Kelas 6B. Sebelum perlombaan dimulai, acara juga diisi dengan sambutan kepala sekolah serta penampilan kreasi Islami dari siswa kelas 3, 4, dan 5.

Seluruh dewan guru dilibatkan sebagai koordinator lomba sekaligus pendamping siswa, sehingga setiap anak dapat berpartisipasi aktif dan memahami makna ibadah yang dipelajari. Suasana acara berlangsung meriah dengan antusiasme siswa yang tinggi.

Menanamkan Pembiasaan Ibadah Sejak Dini

Koordinator kegiatan Isra Mi’raj sekaligus Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDS Angkasa 12, Anugrah Widhy, S.Fil.I, Gr, menekankan pentingnya pembiasaan ibadah sejak usia dini.

“Melalui kegiatan praktik seperti belajar wudhu dan sholat sejak kelas rendah, kami berharap anak-anak terbiasa menjalankan ibadah dengan ikhlas,” ujarnya. Menurutnya, pembiasaan ibadah sejak dini dapat membentuk karakter anak yang lebih taat dan bertanggung jawab.

Pendekatan edukatif ini diharapkan menjadikan ibadah sebagai bagian alami dari rutinitas harian siswa.

Sekolah Dorong Pembentukan Karakter Siswa

Kepala Sekolah SDS Angkasa 12, Aam Nurdiana, S.Pd, menyambut baik pelaksanaan kegiatan religius tersebut. Ia berharap kegiatan Isra Mi’raj Ceria dapat memperkuat karakter siswa sesuai tema yang diusung.

“Kami berharap melalui kegiatan Islami seperti ini, siswa tumbuh menjadi anak yang rajin sholat, berakhlak mulia, serta disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa siswa nonmuslim tetap dilibatkan melalui kegiatan lomba seperti mewarnai dan hafalan doa, sebagai bentuk pembelajaran nilai kebajikan dan kebersamaan.

Lebih lanjut, Aam Nurdiana menegaskan bahwa pembinaan karakter akan lebih efektif jika dilakukan melalui pengalaman langsung dan penyampaian nilai secara kreatif di lingkungan sekolah.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, SDS Angkasa 12 optimistis nilai-nilai religius dan kebajikan semakin tertanam kuat dalam diri para siswa. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana peringatan keagamaan dapat dipadukan dengan pendidikan karakter dalam suasana yang menyenangkan dan bermakna bagi anak didik. (Hen)