Beranda » Rapim PSMTI Tegaskan Komitmen Peran Organisasi dalam Pembangunan Nasional

Rapim PSMTI Tegaskan Komitmen Peran Organisasi dalam Pembangunan Nasional

Rapim PSMTI Tegaskan Komitmen Peran Organisasi dalam Pembangunan Nasional

Lanskap, Jakarta – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) Pengurus Pusat yang berlangsung di Kantor Sekretariat PSMTI Pusat, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Rapim dipimpin oleh Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta, didampingi Sekretaris Umum Peng Suyoto serta Bendahara Umum Husin Widjajakusuma. Agenda rapat mencakup evaluasi kegiatan PSMTI sepanjang tahun 2025 serta pembahasan rencana program strategis organisasi untuk periode 2025–2026.

Pembahasan tersebut merupakan bagian dari komitmen PSMTI dalam menjalankan misi organisasi untuk masuk dalam arus besar bangsa Indonesia, melalui partisipasi aktif dalam pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia di berbagai bidang kehidupan.

Sejumlah program prioritas PSMTI tahun 2026 dibahas secara menyeluruh, antara lain Perayaan Imlek Nasional 2026 yang dijadwalkan pada 28 Februari 2026, program pembangunan jembatan gantung di sejumlah wilayah, pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI, serta rencana pelantikan pengurus PSMTI di berbagai provinsi, termasuk Papua dan Kalimantan.

Dalam Rapim tersebut, perhatian khusus diberikan pada persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Lapangan Banteng, dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, sebagai Ketua Panitia. Selain itu, dibahas pula perkembangan serta rencana perluasan program pembangunan jembatan gantung sebagai wujud kontribusi sosial nyata PSMTI bagi masyarakat di berbagai daerah.

Rapat juga menetapkan bahwa Munas VIII PSMTI akan dilaksanakan pada 28 September 2026 di Hotel Red Top, Jakarta, dengan Sekretaris Umum PSMTI Peng Suyoto dipercaya sebagai Ketua Panitia.

Dalam forum Rapim, Letjen TNI (Purn.) A.M. Putranto, selaku Dewan Kehormatan PSMTI sekaligus Pembina Vertical Rescue, menyampaikan apresiasi terhadap langkah PSMTI yang dinilai semakin mampu memberikan penghargaan dan pengakuan secara luas atas berbagai kontribusi. Menurutnya, hal tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat eksistensi dan peran PSMTI di tengah masyarakat.

Sementara itu, Irjen Pol. Yehu Wangsajaya, Wakil Ketua Umum Departemen Wawasan Kebangsaan PSMTI, menegaskan pentingnya peningkatan peran serta masyarakat Tionghoa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak hanya di sektor politik dan ekonomi, tetapi juga di bidang Kepolisian, TNI, dan birokrasi pemerintahan, sebagai bagian dari penguatan integrasi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasihat PSMTI Teguh Kinarto menekankan pentingnya penguatan peran organisasi guna menjaga soliditas internal serta keberlanjutan program-program PSMTI agar terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Menutup rapat, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta menegaskan bahwa kekompakan, persatuan, dan kesatuan merupakan fondasi utama organisasi. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan peran sosial PSMTI dalam mendukung pembangunan nasional.

Rapim ini diharapkan menjadi landasan yang kokoh dalam menyukseskan seluruh agenda organisasi serta semakin mempertegas peran PSMTI sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Selain rapat pimpinan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PSMTI dan Rumah Sakit Royal Taruma sebagai bentuk kerja sama strategis di bidang kesehatan. Di akhir kegiatan, seluruh pimpinan pengurus PSMTI turut melakukan tapping video ucapan Imlek 2026 yang didukung oleh tim liputan El John Media.

Rapim turut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, dewan kehormatan, dewan penasihat, dewan pakar, serta para wakil ketua umum dari berbagai departemen dan koordinator wilayah PSMTI di seluruh Indonesia, bersama sejumlah tokoh dan mitra organisasi. (Hen)