Lanskap, Jakarta – Momentum Ramadan 2026 menjadi titik lonjakan besar bagi industri perawatan diri, khususnya kategori oral care. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan penampilan saat momen silaturahmi, usmile Indonesia berhasil mencuri perhatian dengan pertumbuhan bisnis yang luar biasa.
Dalam periode kampanye Ramadan, usmile Indonesia mencatat kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) hingga 182% di e-commerce. Lonjakan ini juga diikuti peningkatan rata-rata pesanan harian yang melonjak hingga 228%. Angka tersebut menunjukkan bagaimana kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat urban selama bulan puasa.
Tren positif ini berlanjut ke kampanye double date 4.4, di mana penjualan meningkat 47% dibandingkan periode 3.3. Capaian tersebut membawa usmile Indonesia menduduki posisi pertama sebagai brand oral care premium (di atas Rp40.000) di TikTok Shop pada periode awal Ramadan hingga awal April 2026.
Menariknya, pencapaian ini diraih dalam waktu kurang dari enam bulan sejak peluncuran produk pasta gigi mereka pada Desember 2025. Salah satu kunci keberhasilan ini terletak pada strategi komunikasi berbasis parasocial interaction, yakni pendekatan yang membangun kedekatan emosional antara brand dan konsumen melalui figur publik.
Strategi ini diwujudkan melalui berbagai inovasi digital, mulai dari sesi video call eksklusif bersama Vincent Rompies dan Desta Mahendra setelah pembelian produk, hingga kolaborasi konten seperti Ramadan Bareng VINDES dan Podcast Escape. Bahkan, usmile juga menggelar program CSR bersama Human Initiative untuk memperkuat koneksi dengan masyarakat.
Pendekatan ini semakin efektif dengan edukasi melalui format podcast dan diskusi santai yang relevan dengan gaya konsumsi konten generasi Milenial dan Gen Z. Hasilnya, kepercayaan publik terhadap brand ini semakin kuat.
Pengakuan tersebut diperkuat dengan penghargaan bergengsi EPIC Awards 2026 sebagai Breakthrough Brand in E-commerce. Selain itu, seluruh produk usmile juga telah mengantongi sertifikasi BPOM dan Halal, yang menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Menurut Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, keberhasilan ini tidak lepas dari pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen lokal, khususnya di momen Ramadan yang sarat dengan interaksi sosial.
Dari sisi produk, dua varian unggulan menjadi pendorong utama lonjakan penjualan, yakni usmile Fresh White dan usmile Repair White. Fresh White hadir untuk menjaga napas tetap segar hingga 12 jam, sementara Repair White fokus pada perlindungan dan perbaikan enamel gigi sensitif.
Melihat tren yang terus berkembang, usmile kini juga bersiap menghadirkan inovasi terbaru yang berfokus pada estetika, khususnya untuk mengatasi noda kuning pada gigi. Produk ini diklaim mampu memberikan efek pencerahan visual sejak penggunaan pertama, dan rencananya akan diluncurkan pada akhir April 2026.
Dengan kombinasi strategi digital, inovasi produk, dan pemahaman pasar yang kuat, usmile Indonesia berhasil membuktikan diri sebagai salah satu pemain baru yang patut diperhitungkan di industri oral care Tanah Air. (Hnd)

