Beranda » Leapmotor Hadirkan Inovasi C2C, Bikin Mobil Listrik Lebih Stabil dan Efisien

Leapmotor Hadirkan Inovasi C2C, Bikin Mobil Listrik Lebih Stabil dan Efisien

Leapmotor Hadirkan Inovasi C2C, Bikin Mobil Listrik Lebih Stabil dan Efisien

Lanskap, Jakarta – Perkembangan mobil listrik makin ke sini makin canggih. Salah satunya datang dari Leapmotor yang memperkenalkan teknologi baterai terbaru bernama Cell-to-Chassis (C2C).

Lewat teknologi ini, baterai tidak lagi sekadar “ditaruh” di dalam mobil, tapi justru jadi bagian langsung dari rangka kendaraan. Jadi, bukan cuma sumber energi, baterai juga ikut menopang struktur mobil.

Di Indonesia sendiri, Leapmotor hadir lewat PT Indomobil National Distributor yang merupakan bagian dari Indomobil Group.

Kalau biasanya baterai mobil listrik punya beberapa lapisan (cell–module–pack), teknologi C2C ini memangkas proses itu. Sel baterai langsung diintegrasikan ke dalam chassis mobil. Hasilnya? Lebih ringkas, lebih efisien, dan tentunya lebih modern.

Menariknya lagi, efisiensi ruang baterai bisa tembus hingga sekitar 91%. Artinya, ruang di dalam kendaraan bisa dimanfaatkan lebih optimal tanpa harus mengorbankan performa.

Bukan cuma soal efisiensi, teknologi ini juga bikin mobil jadi lebih kokoh. Karena baterai menyatu dengan rangka, tingkat kekakuan bodi meningkat. Dampaknya, mobil jadi lebih stabil saat dikendarai dan aspek keselamatan juga ikut meningkat.

Leapmotor bahkan terus mengembangkan teknologi ini ke versi terbaru, yaitu C2C 2.0, yang sudah dilengkapi sistem pintar untuk memantau kondisi baterai secara real-time.

Teknologi ini sudah dipakai di beberapa model mereka, seperti Leapmotor C01, Leapmotor C11, dan Leapmotor C10.

Secara global, Leapmotor juga bekerja sama dengan Stellantis untuk memperluas pasar kendaraan listrik mereka.

Dengan inovasi seperti ini, masa depan mobil listrik terlihat semakin menarik—lebih efisien, lebih aman, dan tentunya lebih canggih. (Asm)