Lanskap, Bogor – Suasana dini hari di Kampung Tajur Ciplak, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, mendadak berubah mencekam. Sebuah warung makan sederhana (warteg) milik warga dilaporkan terbakar pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 04.54 WIB.
Laporan pertama datang dari seorang warga, Ibu Yuwanita, yang segera menghubungi layanan darurat 112 saat melihat api mulai membesar. Dalam kondisi masih gelap dan sebagian warga tengah beristirahat, kobaran api memicu kepanikan di sekitar lokasi.
Tak butuh waktu lama, tim pemadam kebakaran dari Sektor Bogor Indo bersama Pos Damkar Citeureup langsung bergerak. Dengan dua unit armada, petugas berangkat pukul 05.05 WIB dan tiba di lokasi hanya berselang sekitar 10 menit kemudian.
Saat tiba, api masih berkobar hebat dan melahap bangunan warteg milik Bapak Rasbin. Petugas pun sigap melakukan pemadaman, diawali dengan upaya pendinginan untuk menekan penyebaran api sekaligus mengamankan area sekitar agar tidak merembet ke bangunan lain.
Perlahan, api berhasil dikendalikan hingga akhirnya padam sepenuhnya pada pukul 06.27 WIB. Proses penanganan berlangsung lancar dengan kondisi lalu lintas yang mendukung kelancaran mobilisasi petugas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran tersebut tetap meninggalkan kerugian bagi pemilik warteg yang selama ini menjadi sumber penghidupan.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama di tempat usaha maupun rumah tinggal.
Petugas mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik guna mencegah potensi kebakaran, terlebih pada waktu-waktu rawan seperti dini hari saat aktivitas pengawasan cenderung berkurang. (Mm)




